Drama merupakan suatu karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dan dengan maksud dipertunjukkan oleh aktor.
- Salah satu unsur drama adalah perwatakan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, watak adalah sifat batin manusia yang memengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat.
Watak tokoh Rusti adalah sombong. Hal ini dapat dilihat pada kutipan dialog:
- Rusti: "Matematika. Pasti ada yang iri."
- Rusti: "Pasti. Aku selalu mendapat nilai 100."
Watak tokoh Andi adalah peragu. Hal ini dapat dilihat pada kutipan dialog:
Andi: "Kok kamu yakin begitu?"
Dengan demikian, watak tokoh Rusti adalah sombong dan watak tokoh Andi adalah peragu.
- Salah satu elemen dialog adalah kramagung atau petunjuk lakuan, yaitu petunjuk perilaku, tindakan, atau perbuatan yang harus dilakukan tokoh. Dalam teks drama, kramagung dituliskan dalam tanda kurung dan biasanya dicetak miring.
Kramagung atau petunjuk lakuan digunakan untuk menggambarkan keadaan, suasana, peristiwa, atau perbuatan tokoh, dan unsur-unsur cerita lainnya.
Dengan demikian, kramagung atau petunjuk lakuan digunakan untuk menggambarkan keadaan, suasana, peristiwa, atau perbuatan tokoh, dan unsur-unsur cerita lainnya.