Integrasi Sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat, yang meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem, nilai dan norma untuk menjadi satu kesatuan.
Dalam kondisi masyarakat indonesia yang majemuk, keragaman latar belakang masyarakat membuat masyarakat akan lebih mudah terjadinya konflik. Sikap primordialisme (suatu perasaan yang dimiliki oleh seseorang yang sangat menjunjung tinggi ikatan sosial yang berupa nilai-nilai, norma, dan kebiasaan-kebiasaan yang bersumber dari etnik, ras, tradisi dan kebudayaan yang dibawa sejak seorang individu baru dilahirkan) dan sikap etnosentrime (penilaian terhadap kebudayaan lain atas dasar nilai sosial dan standar budaya sendiri) menjadi sangat rawan muncul dalam masyarakat.
Maka dari itu untuk dapat menghindari konflik yang ada, dibutuhkan integrasi sosial yang merupakan proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Integrasi dalam kehidupan masyarakat akan menciptakan kerukunan dan persatuan serta menciptakan keteraturan dalam nilai dan norma yang ada.
Secara garis besar, untuk mencapai integrasi sosial ada berbagai faktor yang harus terjadi. Berikut merupakan faktor pendorong integrasi sosial, antara lain :
- Toleransi terhadap perbedaan.
- Sikap saling menghargai orang lain.
- Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan.
- Perkawinan campuran (amalgamation).
- Musuh bersama dari luar.
Berdasarkan penjelasan diatas, ilustrasi kasus yang terdapat pada soal yang menyebutkan bahwa Indonesia sangat berpotensi munculnya disintegrasi karena ancaman kekerasan dan konflik sebab kondisi negara sangat majemuk dapat dicegah melalui beberapa faktor pendorong integrasi, salah satunya yaitu sikap toleransi dan sikap saling menghargai. Sikap ini dapat kita wujudkan melalui kerjasama antaretnis, golongan, maupun status sosial guna melunturkan primordialisme dan etnosentrisme.
Jadi, jawaban yang tepat adalah A.