Pertanyaan

Dalam ruang 2 liter dicampurkan 0,4 mol zat A dan 0,6 mol zat B dengan reaksi sebagai berikut. A + B ⇌ C + D Jika saat setimbang terdapat gas C dan D masing-masing 0,3 mol pada tekanan 1 atm; nilai K p adalah ....

Dalam ruang 2 liter dicampurkan 0,4 mol zat  A dan 0,6 mol zat B dengan reaksi sebagai berikut.


 


Jika saat setimbang terdapat gas C dan D masing-masing 0,3 mol pada tekanan 1 atm; nilai  adalah ....space 

  1. 0,3space 

  2. 0,9space 

  3. 1,2space 

  4. 1,5space 

  5. 3,0space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

13

:

03

:

32

Klaim

S. Lubis

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Sumatera Utara

Jawaban terverifikasi

Jawaban

kesimpulannya nilai untuk reaksi tersebut adalah 3

kesimpulannya nilai K subscript p untuk reaksi tersebut adalah 3 

Pembahasan

Setiap reaksi kesetimbangan memiliki konstanta atau tetapan kesetimbangan, dimana konstanta tersebut nilainya selalu tetap apabila reaksi berlangsung pada suhu yang sama. Tetapan kesetimbangan ada 2 yaitu tetapan kesetimbangan konsentrasi dan tetapan kesetimbangan tekanan. Harga tetapan kesetimbangan tekanan suatu reaksi kesetimbangan diperoleh dari perbandingan tekanan parsial komponen gas produk pangkat koefisien dibagi dengan tekanan parsial komponen gas reaktan pangkat koefisien. Tekanan parsial suatu gas adalah perbandingan mol gas tersebut dibanding mol gas total dalam reaksi pada saat keadaan setimbang. Sedangkan tekanan total reaksi kesetimbangan adalah jumlah dari masing-masing tekanan parsialdari komponen gas yang bereaksi. dari reaksi di atas kita bisa mengetahui persamaan nilai tetapan kesetimbangan tekanan reaksi tersebut. ( persamaan 1) sebelum kita menghitung nilai tetapan kesetimbangan ( ), kita menentukan tekanan parsial masing-masing komponen pada saat setimbang menggunakan konsep stoikiometri. dari reaksi di atas kita bisa menentukan tekanan parsial masing-masing komponen. Komponen dengan mol yang sama memiliki tekanan parsial yang sama. (persamaan 2) untuk menghitung nilai , kita mensubtitusikan hasil persamaan 2 ke dalam persamaan 1. Jadi, kesimpulannya nilai untuk reaksi tersebut adalah 3

Setiap reaksi kesetimbangan memiliki konstanta atau tetapan kesetimbangan,  dimana  konstanta tersebut nilainya selalu tetap apabila reaksi berlangsung pada suhu yang sama. Tetapan kesetimbangan ada 2 yaitu tetapan kesetimbangan konsentrasi dan tetapan kesetimbangan tekanan. 

Harga tetapan kesetimbangan tekanan suatu reaksi kesetimbangan diperoleh dari perbandingan tekanan parsial komponen gas produk pangkat koefisien dibagi dengan tekanan parsial komponen gas reaktan pangkat koefisien. Tekanan parsial suatu gas adalah perbandingan mol gas tersebut dibanding mol gas total dalam reaksi pada saat  keadaan setimbang. Sedangkan tekanan total reaksi kesetimbangan adalah jumlah dari masing-masing tekanan parsial dari komponen gas yang bereaksi.


italic A and B equilibrium C and italic D

dari reaksi di atas kita bisa mengetahui persamaan nilai tetapan kesetimbangan tekanan reaksi tersebut. 

 

K subscript p equals fraction numerator open square brackets P subscript C close square brackets open square brackets P subscript D close square brackets over denominator open square brackets P subscript A close square brackets open square brackets P subscript B close square brackets end fraction space  ( persamaan 1) 


sebelum kita menghitung nilai tetapan kesetimbangan (K subscript p), kita menentukan tekanan parsial masing-masing komponen pada saat setimbang menggunakan konsep stoikiometri. 

 


dari reaksi di atas kita bisa menentukan tekanan parsial masing-masing komponen. Komponen dengan mol yang sama memiliki tekanan parsial yang sama. 

P subscript B double bond P subscript C double bond P subscript D space equals space fraction numerator mol over denominator mol space total space saat space setimbang space end fraction cross times P subscript total space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space equals fraction numerator 0 comma 3 over denominator 1 end fraction x 1 equals 0 comma 3 P subscript A equals fraction numerator 0 comma 1 over denominator 1 end fraction X 1 equals 0 comma 1 space   (persamaan 2)


untuk menghitung nilai K subscript p, kita mensubtitusikan hasil persamaan 2 ke dalam persamaan 1.


K subscript p equals fraction numerator open square brackets P subscript C close square brackets open square brackets P subscript D close square brackets over denominator open square brackets P subscript A close square brackets open square brackets P subscript B close square brackets end fraction space equals space fraction numerator 0 comma 3 cross times 0 comma 3 over denominator 0 comma 1 cross times 0 comma 3 end fraction equals space 3 


Jadi, kesimpulannya nilai K subscript p untuk reaksi tersebut adalah 3 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Pertanyaan serupa

Sistem kesetimbangan: N 2 ​ O 4 ​ ( g ) ​ ⇌ 2 NO 2 ​ ( g ) ​ memiliki K p = 11. Kesetimbangan manakah berikut ini yang memiliki K p = 0,091?

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia