Pertanyaan

Jelaskan upaya Ken Arok meraih takhta Kerajaan Singasari ...

Jelaskan upaya Ken Arok meraih takhta Kerajaan Singasari ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

28

:

25

Klaim

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan bahwa Ken Arok melakukan penyerangan Kediri atas dukungan dari para Brahmana. Kemudian, Ken Arok mengangkat dirinya sebagai raja Tumapel-Singsari dan menjadikan Kediri sebagai bawahan kerajaannya.

dapat disimpulkan bahwa Ken Arok melakukan penyerangan Kediri atas dukungan dari para Brahmana. Kemudian, Ken Arok mengangkat dirinya sebagai raja Tumapel-Singsari dan menjadikan Kediri sebagai bawahan kerajaannya.

Pembahasan

Pada akhir pemerintahan Kertajaya, ia menyatakan ingin disembah oleh para pendeta Hindu dan Buddha (kaum Brahmana). Keinginan itu ditolak, meskipun Kertajaya pamer kesaktian dengan duduk di atas sebatang tombak berdiri. Hal tersebut membuat Kertajaya murka. Merasa terancam, para pendetamencari perlindungan pada Ken Arok, akuwu (setara bupati) Tumapel sekaligus bawahan Kediri. Dengan dukungan para Brahmana, Ken Arok menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka dengan dirinya sendiri sebagai raja. Kertajaya pun memaklumatkan perang. Dalam perang antara Tumapel dan Kediri di dekat desa Ganter tahun 1222 M, Kediri kalah. Kertajaya sendiri diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk menunjukkan ia tewas. Sejak tahun 1222 M, Kediri menjadi daerah bawahan Tumapel. Menurut Negarakertagama , putra Kertajaya bernama Jayasabha diangkat Ken Arok sebagai bupati Kediri. Pada tahun 1258, Jayasabha digantikan oleh putranya, yaitu Sastrajaya. Kemudian tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya bernama Jayakatwang. Pada tahun 1292, Jayakatwang memberontak dan mengakhiri riwayat Tumapel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ken Arok melakukan penyerangan Kediri atas dukungan dari para Brahmana. Kemudian, Ken Arok mengangkat dirinya sebagai raja Tumapel-Singsari dan menjadikan Kediri sebagai bawahan kerajaannya.

Pada akhir pemerintahan Kertajaya, ia menyatakan ingin disembah oleh para pendeta Hindu dan Buddha (kaum Brahmana). Keinginan itu ditolak, meskipun Kertajaya pamer kesaktian dengan duduk di atas sebatang tombak berdiri. Hal tersebut membuat Kertajaya murka. Merasa terancam, para pendeta mencari perlindungan pada Ken Arok, akuwu (setara bupati) Tumapel sekaligus bawahan Kediri. Dengan dukungan para Brahmana, Ken Arok menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka dengan dirinya sendiri sebagai raja. Kertajaya pun memaklumatkan perang. Dalam perang antara Tumapel dan Kediri di dekat desa Ganter tahun 1222 M, Kediri kalah. Kertajaya sendiri diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk menunjukkan ia tewas.

Sejak tahun 1222 M, Kediri menjadi daerah bawahan Tumapel. Menurut Negarakertagama, putra Kertajaya bernama  Jayasabha diangkat Ken Arok sebagai bupati Kediri. Pada tahun 1258, Jayasabha digantikan oleh putranya, yaitu Sastrajaya. Kemudian tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya bernama Jayakatwang. Pada tahun 1292, Jayakatwang memberontak dan mengakhiri riwayat Tumapel.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ken Arok melakukan penyerangan Kediri atas dukungan dari para Brahmana. Kemudian, Ken Arok mengangkat dirinya sebagai raja Tumapel-Singsari dan menjadikan Kediri sebagai bawahan kerajaannya.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

THERESSA SITORUS

Ini yang aku cari! Makasih ❤️

Steven Cen

Makasih ❤️ Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Bantu banget Ini yang aku cari!

Zalfaa Alifiah

Makasih ❤️

Pertanyaan serupa

Bagaimana pendapat N.J. Krom dalam teori waisya?

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia