Berdasarkan daya hantar listrik, larutan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik karena tidak dapat menghasilkan ion-ion. Ciri non elektrolit adalah lampu tidak menyala dan tidak adanya gelembung gas. Contohnya adalah glukosa
, urea
, alkohol, dan lain-lain.
2. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik, memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelembung gas dalam larutan. Larutan elektrolit terdiri dari:
- elektrolit kuat: memberikan gejala berupa lampu menyala dan membentuk gelembung gas. Contohnya yaitu HCl, air aki atau
, air laut, dan air kapur.
- elektrolit lemah : tidak memberikan gejala lampu menyala atau redup tetapi menimbulkan gelembung gas. Contohnya yaitu larutan amonia
, larutan cuka atau asam asetat
, dan larutan
.
Berdasarkan uraian di atas maka:
A.
: elektrolit kuat
B.
: non elektrolit
C.
: elektrolit lemah
D.
: elektrolit lemah
E.
: non elektrolit
Dengan demikian, jika dilakukan pengujian daya hantar listrik, larutan yang dapat menyebabkan lampu menyala terang dan menimbulkan gelembung gas adalah
karena termasuk elektrolit kuat.
Jadi, jawaban yang benar adalah A.