Larutan CH 3 COOH ( K a = 1 × 1 0 − 5 ) 0,116 M sebanyak 50 mL dititrasi dengan larutan NaOH 0,145 M. Saat titik ekuivalen tercapai, pH larutan sebesar ....
Larutan CH3COOH(Ka=1×10−5) 0,116 M sebanyak 50 mL dititrasi dengan larutan NaOH 0,145 M. Saat titik ekuivalen tercapai, pH larutan sebesar ....
Larutan adalah asam lemah bervalensi 1, sedangkan larutan NaOH adalah basa kuat bervalensi 1. Pada titrasi asam lemah dan basa kuat monovalen, titik ekuivalen yang terbentuk adalah garam basa yang terhidrolisis parsial yang mengikuti persamaan berikut.
Mol garam akan sama dengan mol asam yang digunakan karena valensinya 1.
n a n a n a = = = M a × V a 0 , 116 M × 50 mL 5 , 8 mmol
Basa yang ditambahkan dalam bentuk larutan, maka volumenya akan kumulatif.
n b 5 , 8 mmol V b V b = = = = M b × V b 0 , 145 M × V b 0 , 145 M 5 , 8 mmol 40 mL
Oleh karena itu, persamaan matematis dalam menentukan pH menjadi seperti berikut.
[ OH − ] [ OH − ] [ OH − ] [ OH − ] pOH pOH pOH pH pH pH pH pH pH = = = ≈ = = = = = = = = = 1 0 − 5 1 0 − 14 × ( 50 + 40 ) mL 5 , 8 mmol 1 0 − 9 × 90 mL 5 , 8 mmol 64 , 44 × 1 0 − 12 8 × 1 0 − 6 − lo g [ OH − ] − lo g [ 8 × 1 0 − 6 ] 6 − lo g 8 14 − pOH 14 − ( 6 − lo g 8 ) 8 + lo g 8 8 + lo g 1 , 25 10 8 + lo g 10 − lo g 1 , 25 9 − lo g 1 , 25
Jadi, jawaban yang tepat adalah C.
Larutan adalah asam lemah bervalensi 1, sedangkan larutan NaOH adalah basa kuat bervalensi 1. Pada titrasi asam lemah dan basa kuat monovalen, titik ekuivalen yang terbentuk adalah garam basa yang terhidrolisis parsial yang mengikuti persamaan berikut.
Mol garam akan sama dengan mol asam yang digunakan karena valensinya 1.
nanana===Ma×Va0,116M×50mL5,8mmol
Basa yang ditambahkan dalam bentuk larutan, maka volumenya akan kumulatif.