Pertanyaan

Mamalia dan burung dewasa berbeda dengan embrionya dalam hal termoregulasi, yaitu tingginya resting metabolic rate dan produksi panas internal pada hewan dewasa. Dengan kata lain, embrio mamalia dan burung bersifat ektotermik sementara hewan dewasanya bersifat endotermik. Untuk mengetahui mekanisme yang menyebabkan transisi ektoterm menjadi endoterm, dilakukan percobaan menggunakan ayam yang diinkubasi hingga hari ke-280 (penetasan/ hatching terjadi pada hari ke-22). Selama masa inkubasi, diamati aktivitas enzim sitrat sintase (CS) (gambar A) dan fosfofruktokinase (PFK) (gambar B); konsumsi oksigen per mg protein mitokondria (gambar C); respiratory control ratio (RCR) yang merupakan rasio antara konsumsi oksigen ketika ADP difosforilasi terhadap konsumsi oksigen ketika ADP telah habis (gambar D); dan aktivitas laktat dehidrogenase (LDH) (gambar E). Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)! Transisi ektoterm menjadi endoterm pada ayam terjadi melalui peningkatan kapasitas oksidatif yang ditandai dengan peningkatan aktivitas CS dan PFK.

Mamalia dan burung dewasa berbeda dengan embrionya dalam hal termoregulasi, yaitu tingginya resting metabolic rate dan produksi panas internal pada hewan dewasa. Dengan kata lain, embrio mamalia dan burung bersifat ektotermik sementara hewan dewasanya bersifat endotermik. Untuk mengetahui mekanisme yang menyebabkan transisi ektoterm menjadi endoterm, dilakukan percobaan menggunakan ayam yang diinkubasi hingga hari ke-280 (penetasan/hatching terjadi pada hari ke-22). Selama masa inkubasi, diamati aktivitas enzim sitrat sintase (CS) (gambar A) dan fosfofruktokinase (PFK) (gambar B); konsumsi oksigen per mg protein mitokondria (gambar C); respiratory control ratio (RCR) yang merupakan rasio antara konsumsi oksigen ketika ADP difosforilasi terhadap konsumsi oksigen ketika ADP telah habis (gambar D); dan aktivitas laktat dehidrogenase (LDH) (gambar E).

Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)!

Transisi ektoterm menjadi endoterm pada ayam terjadi melalui peningkatan kapasitas oksidatif yang ditandai dengan peningkatan aktivitas CS dan PFK.space 

  1. Salahspace 

  2. Benarspace 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

41

:

00

Klaim

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pernyataan di atas SALAH.

pernyataan di atas  SALAH.space 

Pembahasan

Pembahasan
lock

Peningkatan kapasitas aerobik terjadi pada dua tingkat fungsional yang diatur secara independen satu sama lain: (i) peningkatan regulasi ekspresi gen; dan (ii) peningkatan signifikan dalam aktivitas katalitik dari enzim kontrol oksidatif utama. Kapasitas anaerobik, diukur sebagai aktivitas dehidrogenase laktat, sangat tinggi selama perkembangan awal, tetapi berkurang pada saat yang sama dengan peningkatan kapasitas aerobik. Perubahan aktivitas dehidrogenase laktat tidak tergantung pada ekspresi gennya. Mekanisme pengaturan yang mengarah pada kapasitas metabolisme endotermik mirip dengan ektoterm dalam responsnya terhadap perubahan lingkungan. Kejadian filogenetik endotermi dibatasi oleh keunggulan selektifnya yang terbatas daripada oleh inovasi evolusioner. Transisi ektoterm menjadi endoterm pada ayam terjadi melalui peningkatan kapasitas oksidatif yang ditandai dengan peningkatan aktivitas CS. Sedangkan, aktivitas PFK secara signifikan diregulasi setelah menetas , ini menunjukkan adanya pergeseran dari diet protein dan lemak (kuning telur) ke diet karbohidrat setelah menetas. Dengan demikian, pernyataan di atas SALAH.

Peningkatan kapasitas aerobik terjadi pada dua tingkat fungsional yang diatur secara independen satu sama lain: (i) peningkatan regulasi ekspresi gen; dan (ii) peningkatan signifikan dalam aktivitas katalitik dari enzim kontrol oksidatif utama. Kapasitas anaerobik, diukur sebagai aktivitas dehidrogenase laktat, sangat tinggi selama perkembangan awal, tetapi berkurang pada saat yang sama dengan peningkatan kapasitas aerobik. Perubahan aktivitas dehidrogenase laktat tidak tergantung pada ekspresi gennya. Mekanisme pengaturan yang mengarah pada kapasitas metabolisme endotermik mirip dengan ektoterm dalam responsnya terhadap perubahan lingkungan. Kejadian filogenetik endotermi dibatasi oleh keunggulan selektifnya yang terbatas daripada oleh inovasi evolusioner. Transisi ektoterm menjadi endoterm pada ayam terjadi melalui peningkatan kapasitas oksidatif yang ditandai dengan peningkatan aktivitas CS. Sedangkan, aktivitas PFK secara signifikan diregulasi setelah menetas, ini menunjukkan adanya pergeseran dari diet protein dan lemak (kuning telur) ke diet karbohidrat setelah menetas.

Dengan demikian, pernyataan di atas  SALAH.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Pertanyaan serupa

Mamalia dan burung dewasa berbeda dengan embrionya dalam hal termoregulasi, yaitu tingginya resting metabolic rate dan produksi panas internal pada hewan dewasa. Dengan kata lain, embrio mamalia dan b...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia