Pertanyaan

Pada 26 Januari 1824 Belanda berhasil mengajak kaum Padri mengadakan kesepakatan. Dalam perkembangannya, kaum Padri membatalkan kesepakatan tersebut karena ....

Pada 26 Januari 1824 Belanda berhasil mengajak kaum Padri mengadakan kesepakatan. Dalam perkembangannya, kaum Padri membatalkan kesepakatan tersebut karena ....

  1. Belanda mengambil kembali beberapa wilayah yang berhasil dikuasai kaum Padri

  2. kaum adat melakukan kerja sama dengan Belanda untuk melawan kaum Padri

  3. kaum Padri mendapatkan bantuan pasukan dan persenjataan dari kaum adat

  4. Belanda menghancurkan benteng-benteng pertahanan kaum Padri di Bukittinggi

  5. Belanda menghancurkan benteng-benteng pertahanan kaum Padri di Bukittinggi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

33

:

23

Klaim

F. Kurniararasanty

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Jawaban terverifikasi

Jawaban

Belanda mengambil strategi damai. Pada 26 Januari 1824 Belanda mengadakan kesepakatan dengan kaum Padri untuk melakukan gencatan senjata. Kaum Padri pun menyetujui kesepakatan ini. Akan tetapi, pada masa damai ini Belanda justru memanfaatkan perdamaian tersebut untuk menguasai kembali beberapa wilayah yang sebelumnya telah berhasil dikuasai oleh kaum Padri. Akibatnya, kaum Padri membatalkan perjanjian damai dengan Belanda. Bahkan, pasukan Padri di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol kembali melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Belanda mengambil strategi damai. Pada 26 Januari 1824 Belanda mengadakan kesepakatan dengan kaum Padri untuk melakukan gencatan senjata. Kaum Padri pun menyetujui kesepakatan ini. Akan tetapi, pada masa damai ini Belanda justru memanfaatkan perdamaian tersebut untuk menguasai kembali beberapa wilayah yang sebelumnya telah berhasil dikuasai oleh kaum Padri. Akibatnya, kaum Padri membatalkan perjanjian damai dengan Belanda. Bahkan, pasukan Padri di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol kembali melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Pembahasan

Jawaban yang tepat dari pertanyaan di atas adalah A. Untuk lebih detailnya, yuk pahami penjelasan berikut: Perang Padri terjadi pada 1821–1837. Perang ini digerakkan oleh para pembaru Islam. Perang ini bermula dari pertentangan antara kaum ulama dan kaum adat dalam masalah praktik keagamaan. Selanjutnya, kaum adat meminta bantuan kepada Belanda pada 1821. Pasukan Padri melakukan perlawanan di berbagai tempat. Dalam perlawanan ini kaum Padri menang telak atas Belanda dan kaum adat. Kaum Padri berhasil menguasai Sungai Puar, Guguk Sigandang,Tajong Alam, dan Bonio. Belanda merasa kewalahan menghadapi kaum Padri. Oleh karena itu, Belanda mengambil strategi damai. Pada 26 Januari 1824 Belanda mengadakan kesepakatan dengan kaum Padri untuk melakukan gencatan senjata. Kaum Padri pun menyetujui kesepakatan ini. Akan tetapi, pada masa damai ini Belanda justru memanfaatkan perdamaian tersebut untuk menguasai kembali beberapa wilayah yang sebelumnya telah berhasil dikuasai oleh kaum Padri. Akibatnya, kaum Padri membatalkan perjanjian damai dengan Belanda. Bahkan, pasukan Padri di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol kembali melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Jawaban yang tepat dari pertanyaan di atas adalah A.

Untuk lebih detailnya, yuk pahami penjelasan berikut:

Perang Padri terjadi pada 1821–1837. Perang ini digerakkan oleh para pembaru Islam. Perang ini bermula dari pertentangan antara kaum ulama dan kaum adat dalam masalah praktik keagamaan. Selanjutnya, kaum adat meminta bantuan kepada Belanda pada 1821. Pasukan Padri melakukan perlawanan di berbagai tempat. Dalam perlawanan ini kaum Padri menang telak atas Belanda dan kaum adat. Kaum Padri berhasil menguasai Sungai Puar, Guguk Sigandang,Tajong Alam, dan Bonio. Belanda merasa kewalahan menghadapi kaum Padri. Oleh karena itu, Belanda mengambil strategi damai. Pada 26 Januari 1824 Belanda mengadakan kesepakatan dengan kaum Padri untuk melakukan gencatan senjata. Kaum Padri pun menyetujui kesepakatan ini. Akan tetapi, pada masa damai ini Belanda justru memanfaatkan perdamaian tersebut untuk menguasai kembali beberapa wilayah yang sebelumnya telah berhasil dikuasai oleh kaum Padri. Akibatnya, kaum Padri membatalkan perjanjian damai dengan Belanda. Bahkan, pasukan Padri di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol kembali melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Khansa Jalilah

Bantu banget

Fadli Hidayatur Rahman

Makasih ❤️

Nora

Makasih ❤️

Pertanyaan serupa

Pada tahun 1873 Belanda mulai memasuki wilayah Tapanuli dengan dalih....

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia