Timor Timur (Timtim), adalah salah satu daerah yang pernah menjadi bagian dari provinsi di Indonesia. Timtim menjadi bagian dari wilayah Indonesia, tercatat sejak masa pemerintahan Orde Baru, tepatnya 17 Juli 1976 hingga 19 Oktober 1999 lepas dari bagian Indonesia.
Dari tahun 1702 sampai dengan 1975, Timor Timur adalah bagian dari imperium Portugal sehingga bernama Timor Portugis. Akan tetapi, pada mulai pada tahun 1974, Portugal memprakarsai proses dekolonisasi terhadap sisa wilayah jajahannya. Selama proses ini konflik sipil meletus, termasuk yang terjadi di Timor Timur.
Pada konteks politik di Portugal, gejolak yang berkaitan dengan konflik sipil tersebut pecah dalam suatu peristiwa, yakni Revolusi Anyelir yang dimotori Movimento das Forcas Armadas (MFA) atau Pergerakan Tentara Darat. Ia berhasil menumbangkan kekuasaan Perdana Menteri, Marcello Caetano sehingga berakibat kesatuan tentara yang semula berada di wilayah jajahan Portugal ditarik kembali pulang ke negara asalnya, termasuk Timor Timur. Pasca penarikan tentara, di Timor Timur terbelah menjadi tiga faksi, yakni Uniao Democratia Timorense (UDT) yang menghendaki Timor tetap menjadi koloni Portugal, kemudian Frente Revolucionaria de Timor-Leste Indepedente (Fretilin) yang menghendaki kebebasan penuh bagi Timor Timur dan Associacao Popular Democratica de Timor (Apodeti) yang menghendaki Timor bergabung dengan Indonesia. Keadaan yang terpecah tersebut, pada akhirnya tidak bertahan lama hingga kemudian Orde Baru dengan Operasi Seroja berhasil membuat Timor Timur tergabung ke dalam bagian Indonesia.
Jadi, opsi jawaban benar adalah C.