Perhatikan segitiga DBE dan FEC seperti di atas. Pada kedua segitiga tersebut diperoleh:
- ∠DBE=∠FEC (sehadap)
- ∠EDB=∠CAB=∠CFE (sehadap)
Berdasarkan hubungan sudut-sudut di atas, maka segitiga DBE dan FEC merupakan dua segitiga yang sebangun.
Ingat bahwa jika dua segitiga sebangun, maka perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah senilai. Dengan menggunakan perbandingan senilai pada segitiga DBE dan FEC , panjang sisi FE sebagai berikut.
DBFE12FEFE====BEEC10521×126 cm
Selanjutnya, perhatikan segitiga ABC dan FEC seperti di atas. Pada kedua segitiga tersebut diperoleh:
- ∠ACB=∠FCE (berhimpit)
- ∠CAB=∠CFE (sehadap)
- ∠CBA=∠CEF (sehadap)
Berdasarkan hubungan sudut-sudut di atas, maka segitiga ABC dan FEC merupakan dua segitiga yang sebangun.
Dengan menggunakan perbandingan senilai pada segitiga ABC dan FEC, panjang sisi AF sebagai berikut.
FCAC4AF+FC4AF+45(AF+4)5AF+205AFAF========ECBC5BE+EC510+515×460405408 cm
Dengan demikian, diperoleh panjang FE dan AF berturut-turut adalah 6 cm dan 8 cm.