Jadi, larutan tersebut memiliki konsentrasi 2 M (dalam molar), 2 m (dalam molal), dan 0,035 (fraksi mol terlarut).
Dalam kimia, biasanya konsentrasi dinyatakan dalam bentuk molaritas (M), molalitas (m), dan fraksi mol. Kemolaran larutan dikaitkan dengan volume larutan sedangkan kemolalan dan fraksi mol berkaitan dengan massa atau jumlah mol. Pada soal, diketahui massa jenis air dan massa air, sehingga untuk menghitung volume air maka,
ρ =vmv = ρmv = 1100v = 100 mL
Untuk menghitung molaritas, molalitas, dan fraksi mol dapat menggunakan persamaan berikut.
Molaritas
M = mrmassa terlarut×v (dalam mL)1000M = 58,511,7×1001000M = 2 M
Molalitas
m = mrmassa terlarut×p (dalam gram)1000m = 58,511,7×1001000m = 2 molal
Fraksi mol
nt = 58,511,7nt = 0,2 molnp = 18100np = 5,56 mol
sehingga fraksi mol adalah
Xt = 0,2 + 5,560,2Xt = 0,035Xp = 1− XtXp = 0,965