Pertanyaan

Sebanyak 25,0 mL larutan HCI 0,100 M dititrasi dengan NaOH. pH larutan setelah penambahan 10,0 mL NaOH 0,100 M adalah ...

Sebanyak 25,0 mL larutan HCI 0,100 M dititrasi dengan NaOH. pH larutan setelah penambahan 10,0 mL NaOH 0,100 M adalah ...space

  1. 2 - log 1,7space

  2. 2 - log 2,7space

  3. 2 - log 3,4space

  4. 2 - log 3,7space

  5. 2 - log 4,3space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

46

:

39

Klaim

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

pH larutan setelah penambahan 10,0 ml NaOH 0,100 M adalah 2-log 4,3. Titrasi adalah prosedur menentukan kadar suatu larutan. Dalam titrasi, larutan yang volumenya terukur direaksikan secara bertahap dengan larutan lain yang telah diketahui kadarnya (larutan standar). Penentuan kadar suatu larutan basa dengan larutan asam yang diketahui kadarnya. Atau sebaliknya, penentuan kadar suatu larutan asam dengan larutan basa yang diketahui, dengan didasarkan pada reaksi netralisasi. Titrasi harus dilakukan hingga mencapai titik ekivalen, yaitu keadaan saat asam dan basa tepat habis bereaksi secara stoikiometri. Titik ekivalen umumnya dapat ditandai dengan perubahan warna dari indikator. Sementara itu, keadaan saat titrasi harus dihentikan tepat pada saat indikator menunjukkan perubahan warna disebut titik akhir titrasi. Menghitung mol senyawa: mol HCl = M × V mol HCl = 0 , 1 M × 25 mL mol HCl = 2 , 5 mmol mol NaOH = M × V mol NaOH = 0 , 1 M × 10 mL mol NaOH = 1 mmol Persamaan reaksi: Di akhir reaksi, HCI (asam kuat) masih bersisa maka sifat larutan asam. Kemudian dicari nilai pH: [ H + ] = a × M asam [ H + ] = 1 × ( 25 + 10 ) mL 1 , 5 mmol ​ [ H + ] = 4 , 3 × 1 0 − 2 M pH = − lo g [ H + ] pH = − lo g 4 , 3 × 1 0 − 2 pH = 2 − lo g 4 , 3

pH larutan setelah penambahan 10,0 ml NaOH 0,100 M adalah 2-log 4,3.

Titrasi adalah prosedur menentukan kadar suatu larutan. Dalam titrasi, larutan yang volumenya terukur direaksikan secara bertahap dengan larutan lain yang telah diketahui kadarnya (larutan standar). Penentuan kadar suatu larutan basa dengan larutan asam yang diketahui kadarnya. Atau sebaliknya, penentuan kadar suatu larutan asam dengan larutan basa yang diketahui, dengan didasarkan pada reaksi netralisasi. Titrasi harus dilakukan hingga mencapai titik ekivalen, yaitu keadaan saat asam dan basa tepat habis bereaksi secara stoikiometri. Titik ekivalen umumnya dapat ditandai dengan perubahan warna dari indikator. Sementara itu, keadaan saat titrasi harus dihentikan tepat pada saat indikator menunjukkan perubahan warna disebut titik akhir titrasi.

Menghitung mol senyawa:

space

Persamaan reaksi:

space

Di akhir reaksi, HCI (asam kuat) masih bersisa maka sifat larutan asam. Kemudian dicari nilai pH:

space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Pertanyaan serupa

Perhatikan kurva berikut! Kurva di atas adalah plot titrasi asam lemah dengan basa kuat monovalen. Jika terdapat asam lemah sebanyak 10 mL, konsentrasi asam lemah yang dititrasi sebesar ....

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia