Pertanyaan

Sekelompok peserta didik mengawinkan Drosophila melanogaster Jantan sayap panjang badan lebar (VvAa) dengan betina sayap pendek badan sempit (vvaa). Apabila gen V terpaut gen A dan gen v terpaut gen a, keturunannya yang memiliki genotipe vvaa sebesar . . .

Sekelompok peserta didik mengawinkan Drosophila melanogaster Jantan sayap panjang badan lebar (VvAa)  dengan betina sayap pendek badan sempit (vvaa). Apabila gen V terpaut gen A dan gen v terpaut gen a, keturunannya yang memiliki genotipe vvaa sebesar . . . 

  1. 10%undefined 

  2. 25%undefined 

  3. 50%undefined 

  4. 75%undefined 

  5. 100%undefined 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

41

:

39

Klaim

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan pilihan jawaban yang tepat adalah C.

dapat disimpulkan pilihan jawaban yang tepat adalah C.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Setiap gen memiliki posisi masing masing di dalam kromosom, posisi ini disebut lokus, setiap gen yang berbeda pasti memiliki posisi yang berbeda dalam kromosom tertentu. Antara satu gen dan gen lainnya memilki jarak tertentu, semakin tinggi jarak dari kedua gen ini maka akan semakin tinggi peluang terjadinya pindah silang atau crossing over. Apabila dua atau lebih gen terletak dalam satu kromosom dan memiliki jarak yang terlalu dekat, maka peluang terjadinya pindah silang antara dua gen ini sangat kecil hingga tidak mungkin terjadi. Hal inilah yang disebut sebagai gen terpaut, gen terpaut yang terletak pada kromosom autosomal disebut sebagai gen terpaut autosomal. Soal menyebutkan bahwa gen yang terpaut adalah gen V dan A, serta gen v dan a, dalam kondisi tanpa pautan, gamet bebas membentuk rekombinan, sedangkan pada kondisi terdapat pautan, gamet yang terbentuk hanyalah parental saja, karena tidak terbentuknya gen rekombinan (yang hanya terbentuk melalui proses crossing over ). genotipe parental dalam soal adalah VvAa dan vvaa, dalam kondisi normal, gamet yang akan terbentuk adalah VA, Va, vA, dan va dari induk jantandan va dari induk betina, persilangan yang akan terjadi adalah sebagai berikut: Gamet va VA VvAa Va Vvaa vA vvAa va vvaa Sehingga peluang anakan yang terbentuk memiliki genotipe vvaa dalam kondisi normal adalah 25%, sedangkan pada kondisi berpautan seperti yang disebutkan oleh soal, gamet yang mungkin terbentuk hanya VA dan va dari inudk jantan dan va dari induk betina, sehingga persilangan yang akan terjadi adalah: Gamet va VA VvAa va vvaa Menurut tabel diatas, pada kondisi gen terpaut seperti yang dikemukakan oleh soal, genotipe anakan yang terbentuk hanya ada dua kombinasi denga peluang setara, yakni VvAa dan vvaa, sehingga peluang terbentuknya anakan dengan gentipe vvaa adalah 50%. Jadi, dapat disimpulkan pilihan jawaban yang tepat adalah C.

Setiap gen memiliki posisi masing masing di dalam kromosom, posisi ini disebut lokus, setiap gen yang berbeda pasti memiliki posisi yang berbeda dalam kromosom tertentu. Antara satu gen dan gen lainnya memilki jarak tertentu, semakin tinggi jarak dari kedua gen ini maka akan semakin tinggi peluang terjadinya pindah silang atau crossing over. Apabila dua atau lebih gen terletak dalam satu kromosom dan memiliki jarak yang terlalu dekat, maka peluang terjadinya pindah silang antara dua gen ini sangat kecil hingga tidak mungkin terjadi. Hal inilah yang disebut sebagai gen terpaut, gen terpaut yang terletak pada kromosom autosomal disebut sebagai gen terpaut autosomal.

Soal menyebutkan bahwa gen yang terpaut adalah gen V dan A, serta gen v dan a, dalam kondisi tanpa pautan, gamet bebas membentuk rekombinan, sedangkan pada kondisi terdapat pautan, gamet yang terbentuk hanyalah parental saja, karena tidak terbentuknya gen rekombinan (yang hanya terbentuk melalui proses crossing over). genotipe parental dalam soal adalah VvAa dan vvaa, dalam kondisi normal, gamet yang akan terbentuk adalah VA, Va, vA, dan va dari induk jantan dan va dari induk betina, persilangan yang akan terjadi adalah sebagai berikut:

Gamet va
VA VvAa
Va Vvaa
vA vvAa
va vvaa

Sehingga peluang anakan yang terbentuk memiliki genotipe vvaa dalam kondisi normal adalah 25%, sedangkan pada kondisi berpautan seperti yang disebutkan oleh soal, gamet yang mungkin terbentuk hanya VA dan va dari inudk jantan dan va dari induk betina, sehingga persilangan yang akan terjadi adalah:

Gamet va
VA VvAa
va vvaa

Menurut tabel diatas, pada kondisi gen terpaut seperti yang dikemukakan oleh soal, genotipe anakan yang terbentuk hanya ada dua kombinasi denga peluang setara, yakni VvAa dan vvaa, sehingga peluang terbentuknya anakan dengan gentipe vvaa adalah 50%.

Jadi, dapat disimpulkan pilihan jawaban yang tepat adalah C.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

11

Siti Khotijah

Bantu banget

fibiaa

Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️

Pertanyaan serupa

Pada Drosophila sifat warna mata terpaut pada kromosom X, dan sifat mata merah (M) dominan terhadap mata putih (m). Bila Drosophila betina mata putih disilangkan dengan jantan mata merah, tentukan per...

1

4.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia