Setiap gen memiliki posisi masing masing di dalam kromosom, posisi ini disebut lokus, setiap gen yang berbeda pasti memiliki posisi yang berbeda dalam kromosom tertentu. Antara satu gen dan gen lainnya memilki jarak tertentu, semakin tinggi jarak dari kedua gen ini maka akan semakin tinggi peluang terjadinya pindah silang atau crossing over. Apabila dua atau lebih gen terletak dalam satu kromosom dan memiliki jarak yang terlalu dekat, maka peluang terjadinya pindah silang antara dua gen ini sangat kecil hingga tidak mungkin terjadi. Hal inilah yang disebut sebagai gen terpaut, gen terpaut yang terletak pada kromosom autosomal disebut sebagai gen terpaut autosomal.
Soal menyebutkan bahwa gen yang terpaut adalah gen V dan A, serta gen v dan a, dalam kondisi tanpa pautan, gamet bebas membentuk rekombinan, sedangkan pada kondisi terdapat pautan, gamet yang terbentuk hanyalah parental saja, karena tidak terbentuknya gen rekombinan (yang hanya terbentuk melalui proses crossing over). genotipe parental dalam soal adalah VvAa dan vvaa, dalam kondisi normal, gamet yang akan terbentuk adalah VA, Va, vA, dan va dari induk jantan dan va dari induk betina, persilangan yang akan terjadi adalah sebagai berikut:
| Gamet |
va |
| VA |
VvAa |
| Va |
Vvaa |
| vA |
vvAa |
| va |
vvaa |
Sehingga peluang anakan yang terbentuk memiliki genotipe vvaa dalam kondisi normal adalah 25%, sedangkan pada kondisi berpautan seperti yang disebutkan oleh soal, gamet yang mungkin terbentuk hanya VA dan va dari inudk jantan dan va dari induk betina, sehingga persilangan yang akan terjadi adalah:
Menurut tabel diatas, pada kondisi gen terpaut seperti yang dikemukakan oleh soal, genotipe anakan yang terbentuk hanya ada dua kombinasi denga peluang setara, yakni VvAa dan vvaa, sehingga peluang terbentuknya anakan dengan gentipe vvaa adalah 50%.
Jadi, dapat disimpulkan pilihan jawaban yang tepat adalah C.