Pertanyaan
Perhatikan wacana berikut!
Kelompok pemuda Kampung Klayas perlahan-lahan mulai mandiri setelah mendapatkan pendampingan melalui program CSR dari Kilang Pertamina Kasim (Refinery Unit VII). Kelompok pemuda di Kampung Klayas tersebut diberikan pelatihan pengolahan ampas sagu menjadi kompos. Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai cara memilah ampas sagu, mengolah menjadi kompos, cara mengemas, dan memasarkan kompos tersebut. Rata-rata per hari mereka dapat memproduksi 1,5 ton kompos organik. Kompos organik tersebut dipasok ke toko pertanian di Sorong. Rata-rata penghasilan dari hasil penjualan kompos tersebut kira-kira Rp.8.000.0000,00 per bulan. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian para pemuda terhadap lingkungan.
Sumber: https://web.archive.org/web/202103190410121https://www.industry.co.id/read/81829/kisahseko/ompok-pemudakampung-klayas-yangmendulang-untung-dari-ampas-sagu, diakses 19 Maret 2021
Strategi pemberdayaan yang dilakukan oleh pihak swasta dalam kegiatan sesuai wacana tersebut adalah ....
penguatan kelompok melalui kerja sama dengan perusahaan minyak
pemberdayaan secara bertahap yang dilakukan oleh pemerintah
pemberian bantuan uang tunai modal pembuatan kompos kepada kelompok pemuda
pemberian bantuan sarana dan prasarana bagi kelompok
pelatihan khusus mengelola limbah ampas sagu
I. Sari
Master Teacher
3
4.5 (7 rating)
Akun sunay
Bantu banget
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia