Metode penghitungan persediaan FIFO adalah singkatan dari First In First Out atau “pertama masuk dan pertama keluar” merupakan metode penghitungan terhadap barang persediaan dimana barang yang pertama kali tersedia di gudang adalah barang yang pertama kali dikeluarkan atau dijual. Untuk menghitung nilai persediaan pada 30 April 2017 dapat dijelaskan sebagai berikut:
Diketahui:
- Data persediaan barang bulan April 2017:
- Persediaan tanggal 30 April 2017 sebanyak 25.000 kg.
Ditanyakan:
Nilai persediaan barang dagangan pada tanggal 30 April 2017?
Jawab:
Pertama, kita menghitung terlebih dahulu jumlah persediaan yang ada digudang dengan mengalikan jumlah unit yang ditersedia atau dibeli dengan harga/unit. Dari data tersebut diperoleh data persediaan selama bulan April 2017 sebagai berikut:

Jumlah persediaan akhir sebesar 25.000 kg merupakan persediaan yang dibeli pada tanggal 20 April sebanyak 20.000 kg dengan harga beli/kg sebesar Rp5.750,00 dan persediaan yang dibeli pada tanggal 15 April sebanyak 5.000 kg (Sisa dari 20.000 kg yang telah terjual 15.000 kg) dengan harga beli/kg sebesar Rp6.000,00.
Dengan demikian, jumlah nilai persediaan akhir (dalam satuan rupiah) adalah sebesar:

Berdasarkan perhitungan tersebut, nilai persediaan barang dagangan pada tanggal 30 April 2017 sebesar Rp145.000.000,00.