Untuk mengetahui pernyataan pada opsi jawaban benar atau salah, maka perlu mengumpulkan data untuk menentukan bentuk senyawa yang terbentuk. Dalam penentuan senyawa dan ikatan yang terbentuk pada suatu senyawa, perlu untuk menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi dari unsur-unsur penyusunnya.
Konfigurasi elektron dan elektron valensi unsur P dan Q
P memiliki nomor massa 24 dan memiliki jumlah neutron dan proton yang sama. Berdasarkan informasi tersebut maka dapat diketahui bahwa:
Nomor massa24x===∑proton+∑neutron2x12
maka jumlah neutron dan jumlah protonnya adalah 12. Jumlah elektron sama dengan jumlah proton= 12. Konfigurasi elektron dari P adalah:
12P=[Ne]3s2, elektron valensinya adalah 2 (cenderung melepas elektron dan membentuk ion positif P2+)
Konfigurasi elektron Q:
35Q=[Ar]4s23d104p5, elektron valensinya adalah 7 (cenderung menangkap elektron dan membentuk ion negatif Q−)
Menentukan jenis ikatan dan senyawa yang terbentuk
Ikatan yang terbentuk adalah ikatan ion karena terjadi serah terima elektron pada ion positif dan negatif. Senyawa yang terbentuk adalah:
P2++Q−→PQ2
Unsur P merupakan atom pusat dan tidak memiliki pasangan elektron bebas karena kedua elektronnya berikatan dengan Q. Tipe senyawanya adalah AX2 dengan bentuk molekul linier. Bentuk molekul linier adalah bentuk molekul simetris sehingga senyawa bersifat nonpolar.
Berdasarkan keterangan tersebut, maka yang tidak sesuai adalah E.
Jadi, jawaban yang benar adalah E.