Azkavia A

04 Desember 2025 10:30

Azkavia A

04 Desember 2025 10:30

Pertanyaan

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

46

:

36

Klaim

31

3

Jawaban terverifikasi

R. Setyo

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

05 Desember 2025 01:12

Jawaban terverifikasi

1) Pertumbuhan/penurunan penduduk, migrasi (urbanisasi/transmigrasi), perubahan struktur umur, angka kelahiran/kematian, perubahan persebaran dan kepadatan penduduk 2) Arus teknologi informasi dan komunikasi, perdagangan bebas, investasi/arus modal global, media dan budaya populer global, pariwisata internasional, standardisasi dan integrasi ekonomi dunia 3) Menolak perubahan/technophobia, literasi digital rendah, mudah terpengaruh hoaks, etika digital lemah, ketergantungan teknologi tanpa pemahaman, pola kerja tidak adaptif, sikap konsumtif pasif 4) Positif: efisiensi, rasionalitas, mobilitas sosial, demokratisasi, kesetaraan; Negatif: disorganisasi sosial, individualisme, kesenjangan digital, alienasi, erosi budaya lokal, kejahatan siber 5) E-commerce, e-banking/fintech, pembayaran non-tunai/QRIS, otomasi dan digitalisasi produksi, manajemen rantai pasok berbasis data, startup/gig economy, green economy, UMKM go digital 6) Meningkatnya pola pikir kritis dan berbasis bukti, literasi data/STEM, pembelajaran daring, kolaborasi riset global, akses open access, orientasi inovasi dan pemecahan masalah 7) Gaya hidup/budaya Barat (westernisasi) 8) Proses meningkatnya keterhubungan dan ketergantungan antarnegara di bidang ekonomi, politik, budaya, dan teknologi sehingga batas-batas menjadi semakin kabur 9) Rokat Tase’ (selamatan laut dan etika melaut), Rokat Bumi (selamatan panen/konservasi), penataan Tanean Lanjang dengan kebun pekarangan dan sumur komunal, embung/sumur desa berbasis gotong royong, pantangan adat merusak mangrove dan alat tangkap destruktif 10) Relevansi dan adaptasi dengan ilmu modern, pewarisan antargenerasi, dokumentasi, partisipasi komunitas, pendidikan budaya, perlindungan hukum, pemberdayaan ekonomi lokal, penghormatan hak adat 11) Kartal: berwujud (kertas/logam), diterbitkan bank sentral, alat pembayaran sah, mudah diterima; Giral: saldo rekening di bank (cek, BG, transfer/kartu), tidak wajib diterima umum, berbasis kepercayaan dan sistem perbankan 12) Kebutuhan saling cocok (double coincidence of wants), kesepakatan nilai tukar, barang mudah dibagi/diangkut dan cukup tahan lama, informasi mutu jelas, adanya sarana pertemuan/komunikasi 13) Ketahanan: uang harus kuat/tidak mudah rusak sehingga tahan lama beredar 14) Nilai intrinsik lebih kecil daripada nilai nominal (uang tanda/token money) 15) Peran uang sebagai unit untuk mengukur dan menyatakan nilai/harga barang dan jasa 16) Alat tukar, satuan hitung, penyimpan nilai, alat pembayaran sah, standar pembayaran yang ditangguhkan (utang) 17) Menghimpun dan menyalurkan dana di luar perbankan, memperluas akses pembiayaan/ investasi, mengelola risiko, memperdalam pasar keuangan, melengkapi jasa keuangan 18) Funding: mengumpulkan dana masyarakat melalui giro, tabungan, deposito untuk menjadi sumber penyaluran kredit/investasi 19) Menjaga stabilitas nilai rupiah, menetapkan-melaksanakan kebijakan moneter, mengatur/menjaga kelancaran sistem pembayaran, mengelola uang rupiah dan cadangan devisa, kebijakan makroprudensial dan stabilitas sistem keuangan 20) Menghimpun dana (DPK), menyalurkan kredit, menyelenggarakan jasa pembayaran dan layanan perbankan (transfer, kliring, garansi, valas, e-banking) 21) Asuransi, dana pensiun, pegadaian, perusahaan pembiayaan (leasing/factoring/pembiayaan konsumen), modal ventura, manajer investasi/perusahaan efek, koperasi simpan pinjam, perusahaan penjaminan 22) Koperasi Simpan Pinjam (KSP) atau Unit Simpan Pinjam Koperasi (USP) 23) Bursa Efek (Pasar Modal) 24) Perusahaan Pembiayaan Konsumen (consumer finance) 25) Berbasis pengetahuan dan digital, inovatif-entrepreneurial, data-driven, kolaboratif-global, adaptif dan belajar sepanjang hayat, berkelanjutan/green, fleksibel dan jaringan kerja modern Penjelasan Jawaban 1–3 menyoroti variabel demografis (pertumbuhan, migrasi, struktur umur) dan dorongan globalisasi (TIK, perdagangan, modal, budaya) yang mempercepat arus ide serta menampilkan indikator mentalitas belum siap teknologi seperti resistensi dan literasi digital rendah. Butir 4–6 menjabarkan dampak modernisasi yang ambivalen: membawa efisiensi dan peluang mobilitas, tetapi juga potensi disorganisasi dan erosi budaya; indikator ekonomi modern terlihat pada digitalisasi transaksi, otomasi, serta pembelajaran sains berbasis bukti yang mengubah pola pikir. Nomor 7–8 meluruskan miskonsepsi bahwa modernitas bukan sekadar meniru Barat, melainkan kemampuan rasional-adaptif dalam konteks global. Butir 9–10 mengaitkan kearifan lokal Madura (ritual rokat, tanean lanjang, gotong royong pengelolaan air, pantangan merusak lingkungan) dengan prasyarat pelestarian melalui adaptasi, dokumentasi, pendidikan, dan perlindungan hak adat. Nomor 11–16 mengulas uang: ciri kartal vs giral, kelemahan barter, syarat durability, konsep token money, serta fungsi uang sebagai alat tukar, unit hitung, penyimpan nilai, dan standar pembayaran tangguhan. Butir 17–21 memetakan ekosistem lembaga keuangan: peran non-bank dalam pendalaman pasar, fungsi funding bank (DPK), tugas BI sebagai bank sentral (moneter, sistem pembayaran, rupiah, makroprudensial), tugas bank umum (funding-lending-payment), dan ragam LKNB. Nomor 22–25 mengidentifikasi contoh spesifik LKNB (KSP, Bursa Efek, pembiayaan konsumen) dan ciri masyarakat ekonomi abad ke-21 yang digital, inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.


Kinanah D

07 Desember 2025 15:19

<p>1. Penyebab perubahan sosial budaya dari faktor demografi</p><ul><li>Pertambahan/penurunan jumlah penduduk</li><li>Urbanisasi dan migrasi</li><li>Perubahan struktur umur &amp; kepadatan penduduk</li></ul><p>2. Penyebab perubahan sosial budaya terkait globalisasi</p><ul><li>Perkembangan teknologi informasi &amp; komunikasi</li><li>Perdagangan internasional</li><li>Media massa &amp; internet (arus budaya asing)</li><li>Mobilitas manusia antarnegara</li></ul><p>3. Tanda sikap mental masyarakat belum siap menerima teknologi</p><ul><li>Menolak inovasi baru</li><li>Takut menggunakan teknologi</li><li>Menganggap teknologi merusak budaya</li><li>Lebih memilih cara tradisional</li></ul><p>4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial</p><ul><li>Pola hidup lebih praktis</li><li>Muncul individualisme</li><li>Perubahan nilai &amp; norma</li><li>Meningkatnya mobilitas sosial</li></ul><p>5. Kegiatan ekonomi yang menunjukkan modernisasi</p><ul><li>Belanja online (e-commerce)</li><li>Pembayaran non-tunai (e-wallet, QRIS)</li><li>Mesin otomatis di pabrik</li><li>Digital banking</li></ul><p>6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang IPTEK &amp; pendidikan</p><ul><li>Pembelajaran online</li><li>Akses informasi cepat via internet</li><li>Cara berpikir lebih kritis &amp; rasional</li></ul><p>7. Kesalahpahaman modernisasi: menjadi modern dianggap mengikuti…</p><ul><li>Gaya hidup Barat / kebarat-baratan</li></ul><p>8. Arti globalisasi</p><ul><li>Proses menyatunya dunia tanpa batas melalui teknologi, ekonomi, budaya, dan informasi</li></ul><p>9. Kearifan lokal Madura dalam pengelolaan SDA &amp; budaya</p><ul><li>Tradisi Karapan Sapi, Rokat Tase’ (petik laut), pola pengelolaan ladang garam, gotong royong pesisir</li></ul><p>10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal Nusantara</p><ul><li>Kesadaran masyarakat</li><li>Pewarisan antar generasi</li><li>Perlindungan hukum</li><li>Menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai</li></ul><p>11. Ciri uang kartal &amp; giral</p><ul><li>Kartal: uang kertas &amp; logam, dikeluarkan BI, alat pembayaran sah</li><li>Giral: cek, giro, mudah dipindahbukukan, tidak berbentuk fisik</li></ul><p>12. Syarat melakukan barter</p><ul><li>Ada kebutuhan saling cocok (double coincidence of wants)</li><li>Barang bernilai &amp; disepakati</li><li>Ada kesepakatan pertukaran</li></ul><p>13. Arti durability</p><ul><li>Ketahanan uang agar tidak mudah rusak</li></ul><p>14. Maksud token money (nilai intrinsik)</p><ul><li>Nilai bahan lebih kecil dari nilai nominal (contoh: uang kertas/logam)</li></ul><p>15. Satuan hitung (fungsi uang)</p><ul><li>Alat untuk mengukur &amp; membandingkan nilai barang/jasa</li></ul><p>16. Fungsi uang</p><ul><li>Alat tukar</li><li>Satuan hitung</li><li>Penyimpan nilai</li><li>Alat pembayaran</li></ul><p>17. Peranan lembaga keuangan non-bank</p><ul><li>Membantu pembiayaan &amp; investasi</li><li>Menyediakan jasa keuangan non-perbankan</li></ul><p>18. Menghimpun dana oleh bank</p><ul><li>Mengumpulkan dana masyarakat melalui tabungan, deposito, giro</li></ul><p>19. Tugas Bank Indonesia</p><ul><li>Mengatur &amp; menjaga stabilitas moneter</li><li>Mengedarkan uang</li><li>Mengawasi sistem pembayaran</li></ul><p>20. Tugas Bank Umum</p><ul><li>Menghimpun &amp; menyalurkan dana</li><li>Memberikan jasa keuangan</li></ul><p>21. Kegiatan lembaga keuangan non-bank</p><ul><li>Asuransi</li><li>Pembiayaan</li><li>Pegadaian</li><li>Dana pensiun</li><li>Modal ventura</li></ul><p>22. Lembaga non-bank dengan simpan pinjam</p><ul><li>Koperasi simpan pinjam</li></ul><p>23. Lembaga non-bank penggerak investasi (surat berharga)</p><ul><li>Pasar modal / perusahaan sekuritas</li></ul><p>24. Lembaga non-bank untuk konsumen</p><ul><li>Lembaga Perlindungan Konsumen / Lembaga pembiayaan konsumen (leasing)</li></ul><p>25. Ciri masyarakat ekonomi abad ke-21</p><ul><li>Digital &amp; berbasis teknologi</li><li>Kreatif &amp; inovatif</li><li>Terhubung global</li><li>Mengandalkan informasi &amp; pengetahuan</li><li>Menggunakan sistem cashless</li></ul><p><br>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

1. Penyebab perubahan sosial budaya dari faktor demografi

  • Pertambahan/penurunan jumlah penduduk
  • Urbanisasi dan migrasi
  • Perubahan struktur umur & kepadatan penduduk

2. Penyebab perubahan sosial budaya terkait globalisasi

  • Perkembangan teknologi informasi & komunikasi
  • Perdagangan internasional
  • Media massa & internet (arus budaya asing)
  • Mobilitas manusia antarnegara

3. Tanda sikap mental masyarakat belum siap menerima teknologi

  • Menolak inovasi baru
  • Takut menggunakan teknologi
  • Menganggap teknologi merusak budaya
  • Lebih memilih cara tradisional

4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial

  • Pola hidup lebih praktis
  • Muncul individualisme
  • Perubahan nilai & norma
  • Meningkatnya mobilitas sosial

5. Kegiatan ekonomi yang menunjukkan modernisasi

  • Belanja online (e-commerce)
  • Pembayaran non-tunai (e-wallet, QRIS)
  • Mesin otomatis di pabrik
  • Digital banking

6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang IPTEK & pendidikan

  • Pembelajaran online
  • Akses informasi cepat via internet
  • Cara berpikir lebih kritis & rasional

7. Kesalahpahaman modernisasi: menjadi modern dianggap mengikuti…

  • Gaya hidup Barat / kebarat-baratan

8. Arti globalisasi

  • Proses menyatunya dunia tanpa batas melalui teknologi, ekonomi, budaya, dan informasi

9. Kearifan lokal Madura dalam pengelolaan SDA & budaya

  • Tradisi Karapan Sapi, Rokat Tase’ (petik laut), pola pengelolaan ladang garam, gotong royong pesisir

10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal Nusantara

  • Kesadaran masyarakat
  • Pewarisan antar generasi
  • Perlindungan hukum
  • Menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai

11. Ciri uang kartal & giral

  • Kartal: uang kertas & logam, dikeluarkan BI, alat pembayaran sah
  • Giral: cek, giro, mudah dipindahbukukan, tidak berbentuk fisik

12. Syarat melakukan barter

  • Ada kebutuhan saling cocok (double coincidence of wants)
  • Barang bernilai & disepakati
  • Ada kesepakatan pertukaran

13. Arti durability

  • Ketahanan uang agar tidak mudah rusak

14. Maksud token money (nilai intrinsik)

  • Nilai bahan lebih kecil dari nilai nominal (contoh: uang kertas/logam)

15. Satuan hitung (fungsi uang)

  • Alat untuk mengukur & membandingkan nilai barang/jasa

16. Fungsi uang

  • Alat tukar
  • Satuan hitung
  • Penyimpan nilai
  • Alat pembayaran

17. Peranan lembaga keuangan non-bank

  • Membantu pembiayaan & investasi
  • Menyediakan jasa keuangan non-perbankan

18. Menghimpun dana oleh bank

  • Mengumpulkan dana masyarakat melalui tabungan, deposito, giro

19. Tugas Bank Indonesia

  • Mengatur & menjaga stabilitas moneter
  • Mengedarkan uang
  • Mengawasi sistem pembayaran

20. Tugas Bank Umum

  • Menghimpun & menyalurkan dana
  • Memberikan jasa keuangan

21. Kegiatan lembaga keuangan non-bank

  • Asuransi
  • Pembiayaan
  • Pegadaian
  • Dana pensiun
  • Modal ventura

22. Lembaga non-bank dengan simpan pinjam

  • Koperasi simpan pinjam

23. Lembaga non-bank penggerak investasi (surat berharga)

  • Pasar modal / perusahaan sekuritas

24. Lembaga non-bank untuk konsumen

  • Lembaga Perlindungan Konsumen / Lembaga pembiayaan konsumen (leasing)

25. Ciri masyarakat ekonomi abad ke-21

  • Digital & berbasis teknologi
  • Kreatif & inovatif
  • Terhubung global
  • Mengandalkan informasi & pengetahuan
  • Menggunakan sistem cashless


 


 


Ghazi S

23 Desember 2025 07:40

<p>Karena ada nya korupsi dan DPR dah kasi aku uang nya</p><p>&nbsp;</p>

Karena ada nya korupsi dan DPR dah kasi aku uang nya

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

10

5.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi