Novita C

13 Agustus 2024 08:35

Novita C

13 Agustus 2024 08:35

Pertanyaan

bagaimana hubungan antara pancasila dengan sistem pemerintahan yang di atur dalam undang undang dasar 1945?

bagaimana hubungan antara pancasila dengan sistem pemerintahan yang di atur dalam undang undang dasar 1945?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

19

:

00

:

34

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Kevin L

Gold

13 Agustus 2024 09:03

Jawaban terverifikasi

Penjelasan: Pertanyaan ini menanyakan tentang hubungan erat antara Pancasila dan sistem pemerintahan yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945. Untuk menjawabnya, kita perlu memahami bahwa Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia, yang berarti seluruh aturan dan sistem pemerintahan di Indonesia harus berlandaskan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Undang-Undang Dasar 1945, sebagai hukum tertinggi di Indonesia, juga mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Hubungan antara Pancasila dan sistem pemerintahan dalam UUD 1945 dapat dijelaskan lebih detail sebagai berikut: 1. Pancasila sebagai Landasan Filosofis dan Moral: Pancasila menjadi pondasi filosofis dan moral bagi sistem pemerintahan di Indonesia. Artinya, seluruh kebijakan dan tindakan pemerintahan harus selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. 2. UUD 1945 sebagai Wujud Nyata Pancasila: Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan konkret dari nilai-nilai Pancasila dalam bentuk hukum tertulis. Setiap pasal dalam UUD 1945, baik yang mengatur tentang lembaga negara, hak dan kewajiban warga negara, maupun sistem pemerintahan, didasarkan pada prinsip-prinsip Pancasila. 3. Sistem Pemerintahan Berbasis Pancasila: Sistem pemerintahan di Indonesia, seperti sistem presidensial, demokrasi, dan kedaulatan rakyat, didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Misalnya, sistem presidensial yang dipilih secara langsung oleh rakyat mencerminkan nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Demokrasi yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi sesuai dengan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Kedaulatan rakyat yang menjadi dasar pemerintahan di Indonesia juga merupakan wujud nyata dari nilai kerakyatan. 4. Pancasila sebagai Pedoman dalam Pengambilan Keputusan: Pancasila menjadi pedoman bagi para pemimpin dan penyelenggara negara dalam mengambil keputusan. Setiap kebijakan yang diambil harus diuji dan dipertanggungjawabkan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil selaras dengan cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. 5. Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa: Pancasila menjadi perekat dan pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Nilai-nilai Pancasila, seperti persatuan Indonesia, menjadi dasar bagi terciptanya kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman. 6. Pancasila sebagai Garis Batas: Pancasila menjadi garis batas bagi setiap tindakan dan perilaku warga negara. Setiap warga negara diharapkan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan sejahtera. 7. Pancasila sebagai Sumber Inspirasi: Pancasila menjadi sumber inspirasi bagi setiap warga negara untuk berjuang dan membangun bangsa. Nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, menjadi motivasi bagi setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan memajukan bangsa. Dengan demikian, hubungan antara Pancasila dan sistem pemerintahan yang diatur dalam UUD 1945 sangat erat dan saling melengkapi. Pancasila menjadi dasar filosofis dan moral bagi sistem pemerintahan di Indonesia, sementara UUD 1945 merupakan perwujudan konkret dari nilai-nilai Pancasila dalam bentuk hukum tertulis. Jawaban: Pancasila dan UUD 1945 saling terkait erat dan menjadi landasan bagi sistem pemerintahan di Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, menjadi landasan filosofis dan moral bagi sistem pemerintahan di Indonesia. UUD 1945 sebagai hukum tertinggi di Indonesia, merupakan perwujudan dari nilai-nilai Pancasila dalam bentuk hukum tertulis. Sistem pemerintahan di Indonesia, seperti sistem presidensial, demokrasi, dan kedaulatan rakyat, didasarkan pada nilai-nilai Pancasila.


Rendi R

Community

18 Agustus 2024 07:45

Jawaban terverifikasi

<p>Hubungan antara Pancasila dan sistem pemerintahan yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) di Indonesia sangat erat dan saling mendukung. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara memiliki peranan penting dalam membentuk struktur dan prinsip pemerintahan yang dijabarkan dalam UUD 1945. Berikut adalah beberapa poin yang menjelaskan hubungan tersebut:</p><p>1. Pancasila sebagai Dasar Filosofis: Pancasila merupakan dasar filosofis dari negara Indonesia, yang merumuskan nilai-nilai dasar tentang Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Nilai-nilai ini ditanamkan dalam segala aspek pemerintahan yang diatur dalam UUD 1945.</p><p>2. Struktur Pemerintahan: Struktur pemerintahan Indonesia, yang mencakup pembagian kekuasaan antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif, dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai kerakyatan dan demokrasi sebagaimana dianut oleh Pancasila. Hal ini terlihat dari sistem pemilihan umum, representasi rakyat dalam parlemen, dan sistem checks and balances yang diatur dalam konstitusi.</p><p>3. Prinsip Kedaulatan Rakyat: Sesuai dengan sila keempat Pancasila, kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD. Hal ini ditegaskan dalam UUD 1945 yang menyebutkan bahwa kedaulatan adalah milik rakyat, dan negara berbasis pada kekuasaan rakyat yang dijalankan melalui sistem perwakilan.</p><p>4. Perlindungan Hak Asasi Manusia: Pancasila dan UUD 1945 sama-sama menekankan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia. Sila kedua Pancasila yang berbicara tentang kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi landasan konstitusional dalam perlindungan HAM di Indonesia.</p><p>5. Persatuan Indonesia: Pancasila sebagai ideologi yang menekankan persatuan dan kesatuan memiliki pengaruh langsung terhadap struktur negara kesatuan yang diatur dalam UUD 1945, dengan menjaga integritas dan kesatuan wilayah serta keragaman yang ada.</p><p>Secara keseluruhan, Pancasila dan UUD 1945 saling menguatkan satu sama lain di mana Pancasila memberikan dasar nilai dan prinsip yang kemudian dioperasionalkan melalui ketentuan-ketentuan dalam UUD 1945. Sistem pemerintahan Indonesia dirancang untuk mencerminkan dan mempraktikkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.</p>

Hubungan antara Pancasila dan sistem pemerintahan yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) di Indonesia sangat erat dan saling mendukung. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara memiliki peranan penting dalam membentuk struktur dan prinsip pemerintahan yang dijabarkan dalam UUD 1945. Berikut adalah beberapa poin yang menjelaskan hubungan tersebut:

1. Pancasila sebagai Dasar Filosofis: Pancasila merupakan dasar filosofis dari negara Indonesia, yang merumuskan nilai-nilai dasar tentang Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Nilai-nilai ini ditanamkan dalam segala aspek pemerintahan yang diatur dalam UUD 1945.

2. Struktur Pemerintahan: Struktur pemerintahan Indonesia, yang mencakup pembagian kekuasaan antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif, dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai kerakyatan dan demokrasi sebagaimana dianut oleh Pancasila. Hal ini terlihat dari sistem pemilihan umum, representasi rakyat dalam parlemen, dan sistem checks and balances yang diatur dalam konstitusi.

3. Prinsip Kedaulatan Rakyat: Sesuai dengan sila keempat Pancasila, kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD. Hal ini ditegaskan dalam UUD 1945 yang menyebutkan bahwa kedaulatan adalah milik rakyat, dan negara berbasis pada kekuasaan rakyat yang dijalankan melalui sistem perwakilan.

4. Perlindungan Hak Asasi Manusia: Pancasila dan UUD 1945 sama-sama menekankan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia. Sila kedua Pancasila yang berbicara tentang kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi landasan konstitusional dalam perlindungan HAM di Indonesia.

5. Persatuan Indonesia: Pancasila sebagai ideologi yang menekankan persatuan dan kesatuan memiliki pengaruh langsung terhadap struktur negara kesatuan yang diatur dalam UUD 1945, dengan menjaga integritas dan kesatuan wilayah serta keragaman yang ada.

Secara keseluruhan, Pancasila dan UUD 1945 saling menguatkan satu sama lain di mana Pancasila memberikan dasar nilai dan prinsip yang kemudian dioperasionalkan melalui ketentuan-ketentuan dalam UUD 1945. Sistem pemerintahan Indonesia dirancang untuk mencerminkan dan mempraktikkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi