Khairul A

04 Oktober 2024 01:22

Khairul A

04 Oktober 2024 01:22

Pertanyaan

berikan uraian bahwa salah satu masalah sosial itu di rasakan oleh banyak orang

berikan uraian bahwa salah satu masalah sosial itu di rasakan oleh banyak orang

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

15

:

42

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Rendi R

Community

04 Oktober 2024 01:24

Jawaban terverifikasi

<p>Masalah sosial adalah kondisi atau situasi yang dianggap oleh sejumlah besar anggota masyarakat sebagai hal yang mengganggu, merugikan, atau bertentangan dengan nilai-nilai sosial yang dipegang oleh masyarakat tersebut. Salah satu ciri utama dari masalah sosial adalah bahwa ia <strong>dirasakan oleh banyak orang</strong>, yang berarti masalah tersebut mempengaruhi kehidupan sebagian besar masyarakat atau kelompok tertentu secara signifikan. Berikut adalah uraian tentang mengapa salah satu masalah sosial bisa dirasakan oleh banyak orang:</p><p>1. <strong>Skala dan Dampak yang Luas</strong></p><ul><li>Masalah sosial seperti <strong>kemiskinan</strong>, <strong>pengangguran</strong>, atau <strong>ketidakadilan</strong> tidak hanya dialami oleh individu tertentu, tetapi juga oleh kelompok besar dalam masyarakat. Sebagai contoh, kemiskinan mempengaruhi akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi bagi banyak orang dalam suatu wilayah atau negara. Ketika sebagian besar masyarakat tidak memiliki akses yang memadai terhadap kebutuhan dasar, hal ini menimbulkan ketidakpuasan yang meluas.</li></ul><p>2. <strong>Mengancam Kehidupan Bersama</strong></p><ul><li>Masalah sosial seringkali memiliki dampak yang meluas dan mengancam stabilitas kehidupan sosial masyarakat. Sebagai contoh, <strong>kriminalitas</strong> dan <strong>tindak kekerasan</strong> memengaruhi perasaan aman di masyarakat. Ketika banyak orang merasa tidak aman di tempat tinggalnya, dampaknya akan meluas ke berbagai aspek kehidupan seperti mobilitas, kegiatan ekonomi, dan interaksi sosial.</li></ul><p>3. <strong>Bersifat Sistemik</strong></p><ul><li>Banyak masalah sosial bersifat sistemik, artinya mereka bukan hanya disebabkan oleh tindakan individu, tetapi juga terkait dengan kebijakan atau struktur sosial yang ada. Sebagai contoh, <strong>ketidakadilan gender</strong> atau <strong>diskriminasi rasial</strong> bukan hanya masalah yang dialami oleh segelintir orang, tetapi mempengaruhi kelompok besar yang mengalami perlakuan tidak adil secara sistematis dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan hak-hak sipil.</li></ul><p>4. <strong>Memengaruhi Kualitas Hidup Secara Keseluruhan</strong></p><ul><li>Masalah sosial seperti <strong>pencemaran lingkungan</strong> berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup banyak orang. Ketika udara tercemar, air terkontaminasi, atau sumber daya alam rusak, tidak hanya satu individu yang terkena dampaknya, tetapi seluruh komunitas yang bergantung pada lingkungan tersebut untuk hidup. Hal ini menciptakan kondisi di mana banyak orang merasakan dampak negatifnya secara langsung.</li></ul><p>5. <strong>Menyebabkan Ketidaksetaraan</strong></p><ul><li>Masalah sosial sering menyebabkan <strong>ketidaksetaraan</strong> dalam masyarakat. Ketika segelintir orang memiliki akses terhadap sumber daya dan hak-hak istimewa, sementara yang lainnya tidak, hal ini menciptakan ketegangan sosial. Contoh nyatanya adalah <strong>kesenjangan ekonomi</strong>, di mana sebagian besar kekayaan terkonsentrasi di tangan segelintir orang, sementara mayoritas populasi harus bertahan hidup dengan pendapatan yang sangat rendah.</li></ul><p>6. <strong>Dibicarakan dan Diakui Secara Publik</strong></p><ul><li>Masalah sosial sering kali menjadi perbincangan publik, baik melalui media massa maupun diskusi sehari-hari. Misalnya, <strong>perubahan iklim</strong> adalah masalah yang dirasakan oleh banyak orang di seluruh dunia karena dampaknya meluas ke berbagai sektor, mulai dari pertanian, kesehatan, hingga ekonomi. Semakin banyak orang yang sadar akan dampak perubahan iklim, semakin besar perhatian masyarakat terhadap masalah tersebut.</li></ul><p>Contoh Masalah Sosial: <strong>Kemiskinan</strong></p><p>Kemiskinan adalah salah satu contoh klasik masalah sosial yang dirasakan oleh banyak orang. Ketika banyak anggota masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang miskin, tetapi juga oleh masyarakat secara keseluruhan. Dampaknya bisa meluas ke masalah lain seperti:</p><ul><li>Keterbatasan akses terhadap pendidikan dan kesehatan</li><li>Peningkatan kriminalitas akibat tekanan ekonomi</li><li>Ketidakstabilan sosial dan politik</li><li>Penghambatan pertumbuhan ekonomi nasional.</li></ul><p>Kemiskinan yang meluas akan menjadi masalah sosial yang menuntut perhatian dari pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama untuk menemukan solusi yang tepat.</p><p>Kesimpulan:</p><p>Masalah sosial dirasakan oleh banyak orang karena dampaknya yang luas, mengancam stabilitas kehidupan bersama, bersifat sistemik, mempengaruhi kualitas hidup, dan menyebabkan ketidaksetaraan. Masalah ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga memengaruhi perkembangan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, masalah sosial perlu diatasi secara kolektif melalui kebijakan, partisipasi masyarakat, dan perubahan dalam struktur sosial yang ada.</p>

Masalah sosial adalah kondisi atau situasi yang dianggap oleh sejumlah besar anggota masyarakat sebagai hal yang mengganggu, merugikan, atau bertentangan dengan nilai-nilai sosial yang dipegang oleh masyarakat tersebut. Salah satu ciri utama dari masalah sosial adalah bahwa ia dirasakan oleh banyak orang, yang berarti masalah tersebut mempengaruhi kehidupan sebagian besar masyarakat atau kelompok tertentu secara signifikan. Berikut adalah uraian tentang mengapa salah satu masalah sosial bisa dirasakan oleh banyak orang:

1. Skala dan Dampak yang Luas

  • Masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran, atau ketidakadilan tidak hanya dialami oleh individu tertentu, tetapi juga oleh kelompok besar dalam masyarakat. Sebagai contoh, kemiskinan mempengaruhi akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi bagi banyak orang dalam suatu wilayah atau negara. Ketika sebagian besar masyarakat tidak memiliki akses yang memadai terhadap kebutuhan dasar, hal ini menimbulkan ketidakpuasan yang meluas.

2. Mengancam Kehidupan Bersama

  • Masalah sosial seringkali memiliki dampak yang meluas dan mengancam stabilitas kehidupan sosial masyarakat. Sebagai contoh, kriminalitas dan tindak kekerasan memengaruhi perasaan aman di masyarakat. Ketika banyak orang merasa tidak aman di tempat tinggalnya, dampaknya akan meluas ke berbagai aspek kehidupan seperti mobilitas, kegiatan ekonomi, dan interaksi sosial.

3. Bersifat Sistemik

  • Banyak masalah sosial bersifat sistemik, artinya mereka bukan hanya disebabkan oleh tindakan individu, tetapi juga terkait dengan kebijakan atau struktur sosial yang ada. Sebagai contoh, ketidakadilan gender atau diskriminasi rasial bukan hanya masalah yang dialami oleh segelintir orang, tetapi mempengaruhi kelompok besar yang mengalami perlakuan tidak adil secara sistematis dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan hak-hak sipil.

4. Memengaruhi Kualitas Hidup Secara Keseluruhan

  • Masalah sosial seperti pencemaran lingkungan berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup banyak orang. Ketika udara tercemar, air terkontaminasi, atau sumber daya alam rusak, tidak hanya satu individu yang terkena dampaknya, tetapi seluruh komunitas yang bergantung pada lingkungan tersebut untuk hidup. Hal ini menciptakan kondisi di mana banyak orang merasakan dampak negatifnya secara langsung.

5. Menyebabkan Ketidaksetaraan

  • Masalah sosial sering menyebabkan ketidaksetaraan dalam masyarakat. Ketika segelintir orang memiliki akses terhadap sumber daya dan hak-hak istimewa, sementara yang lainnya tidak, hal ini menciptakan ketegangan sosial. Contoh nyatanya adalah kesenjangan ekonomi, di mana sebagian besar kekayaan terkonsentrasi di tangan segelintir orang, sementara mayoritas populasi harus bertahan hidup dengan pendapatan yang sangat rendah.

6. Dibicarakan dan Diakui Secara Publik

  • Masalah sosial sering kali menjadi perbincangan publik, baik melalui media massa maupun diskusi sehari-hari. Misalnya, perubahan iklim adalah masalah yang dirasakan oleh banyak orang di seluruh dunia karena dampaknya meluas ke berbagai sektor, mulai dari pertanian, kesehatan, hingga ekonomi. Semakin banyak orang yang sadar akan dampak perubahan iklim, semakin besar perhatian masyarakat terhadap masalah tersebut.

Contoh Masalah Sosial: Kemiskinan

Kemiskinan adalah salah satu contoh klasik masalah sosial yang dirasakan oleh banyak orang. Ketika banyak anggota masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang miskin, tetapi juga oleh masyarakat secara keseluruhan. Dampaknya bisa meluas ke masalah lain seperti:

  • Keterbatasan akses terhadap pendidikan dan kesehatan
  • Peningkatan kriminalitas akibat tekanan ekonomi
  • Ketidakstabilan sosial dan politik
  • Penghambatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemiskinan yang meluas akan menjadi masalah sosial yang menuntut perhatian dari pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama untuk menemukan solusi yang tepat.

Kesimpulan:

Masalah sosial dirasakan oleh banyak orang karena dampaknya yang luas, mengancam stabilitas kehidupan bersama, bersifat sistemik, mempengaruhi kualitas hidup, dan menyebabkan ketidaksetaraan. Masalah ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga memengaruhi perkembangan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, masalah sosial perlu diatasi secara kolektif melalui kebijakan, partisipasi masyarakat, dan perubahan dalam struktur sosial yang ada.


Aisyahmaymunah A

11 Oktober 2024 03:13

Jawaban terverifikasi

<p>Masalah sosial adalah suatu kondisi yang terlahir dari sebuah keadaan masyarakat yang tidak ideal,atau definisi masalah sosial yaitu ketidaksuaian -unsur masyarakat yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial.</p><p>Salah satu contoh masalah sosial adalah kemiskinan,yaitu merupakan suatu keadaan yang dimana terjadi ketidakmampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan,diantaranya:sandang,pangan,dan papan.Kemiskinan bukan hanya terjadi di daerah-daerah plosok saja akan tetapi dapat terjadi juga di daerah perkotaan.</p>

Masalah sosial adalah suatu kondisi yang terlahir dari sebuah keadaan masyarakat yang tidak ideal,atau definisi masalah sosial yaitu ketidaksuaian -unsur masyarakat yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Salah satu contoh masalah sosial adalah kemiskinan,yaitu merupakan suatu keadaan yang dimana terjadi ketidakmampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan,diantaranya:sandang,pangan,dan papan.Kemiskinan bukan hanya terjadi di daerah-daerah plosok saja akan tetapi dapat terjadi juga di daerah perkotaan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kesetaraan moral mengakui bahwa setiap warga memiliki nilai yang sama, baik anak-anak maupun orang dewasa. Berikut yang termasuk bentuk implementasi kesetaraan moral adalah .... A. pembagian sumber daya secara adil dan merata B. persamaan hak berpartisipasi dalam pemilu C. menghargai pendapat orang lain D. menerapkan hukum secara adil E. merendahkan status orang lain

13

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi