Rania M

13 Februari 2024 11:52

Rania M

13 Februari 2024 11:52

Pertanyaan

Boleh bahas pembangunan dan pertumbuham Ekonomi? Dan juga bahas ini dong Kak 1. Analisis PT Freeport Indoneaia dalam upaya meningkatkan perekonomian di Indonesia. Dan... 2. Batik mampu menjadi pusat keunggulan Ekonomi di Indonesia.

Boleh bahas pembangunan dan pertumbuham Ekonomi? Dan juga bahas ini dong Kak

1. Analisis PT Freeport Indoneaia dalam upaya meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Dan...

2. Batik mampu menjadi pusat keunggulan Ekonomi di Indonesia.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

22

:

22

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Erwin A

Community

17 Februari 2024 08:43

Jawaban terverifikasi

<h2><strong>1.Analisis PT Freeport Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian di Indonesia</strong></h2><p>PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang beroperasi di Papua, Indonesia. PTFI memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia melalui beberapa aspek berikut:</p><p><strong>1. Kontribusi terhadap Pendapatan Negara:</strong></p><ul><li>PTFI merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Pada tahun 2022, PTFI menyumbang Rp43,5 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).</li><li>PTFI juga memberikan dividen kepada Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.</li></ul><p><strong>2. Penciptaan Lapangan Kerja:</strong></p><ul><li>PTFI mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan, di mana 98% di antaranya adalah orang Indonesia.</li><li>PTFI juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya melalui program pemberdayaan dan pelatihan.</li></ul><p><strong>3. Peningkatan Ekonomi Lokal:</strong></p><ul><li>PTFI memberikan kontribusi significant terhadap ekonomi lokal di Papua.</li><li>PTFI membelanjakan lebih dari Rp10 triliun per tahun untuk barang dan jasa dari perusahaan lokal di Papua.</li><li>PTFI juga membangun infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan rumah sakit.</li></ul><p><strong>4. Pengembangan Teknologi dan Inovasi:</strong></p><ul><li>PTFI menerapkan teknologi dan inovasi terbaru dalam operasinya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.</li><li>PTFI juga bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru di bidang pertambangan.</li></ul><p><strong>5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:</strong></p><ul><li>PTFI berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.</li><li>PTFI melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan budaya.</li><li>PTFI juga melakukan upaya pelestarian lingkungan di wilayah operasinya.</li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>PTFI menghadapi beberapa tantangan dalam operasinya, seperti isu lingkungan, sosial, dan keamanan.</li><li>PTFI perlu terus meningkatkan dialog dan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut.</li></ul><h2>&nbsp;</h2><h2><strong>Batik: Potensi Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia</strong></h2><p>Batik, warisan budaya Indonesia yang mendunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:</p><p><strong>1. Permintaan Tinggi:</strong></p><ul><li>Batik memiliki permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.</li><li>Pada tahun 2023, nilai ekspor batik mencapai USD282 juta.</li><li>Batik diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga kolektor seni.</li></ul><p><strong>2. Keunikan dan Keragaman:</strong></p><ul><li>Batik memiliki keunikan dan keragaman yang tinggi, dengan berbagai motif dan corak yang khas dari masing-masing daerah di Indonesia.</li><li>Keunikan dan keragaman ini menjadikan batik sebagai produk yang eksklusif dan menarik bagi konsumen.</li></ul><p><strong>3. Potensi Industri Kreatif:</strong></p><ul><li>Batik dapat menjadi basis pengembangan industri kreatif yang menunjang ekonomi nasional.</li><li>Industri batik dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.</li></ul><p><strong>4. Daya Saing:</strong></p><ul><li>Batik Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global.</li><li>Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009.</li><li>Hal ini memberikan nilai tambah bagi batik dan meningkatkan daya tariknya di mata konsumen internasional.</li></ul><p><strong>5. Upaya Pemerintah:</strong></p><ul><li>Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan batik, seperti:<ul><li>Mempromosikan batik di luar negeri</li><li>Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin batik</li><li>Membangun infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung industri batik</li></ul></li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>Meskipun memiliki potensi besar, industri batik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:<ul><li>Persaingan dari produk tekstil lain</li><li>Keterbatasan akses pasar</li><li>Kurangnya regenerasi pengrajin batik</li></ul></li></ul><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Batik memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Dengan upaya bersama dari pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, batik dapat menjadi industri yang maju dan sejahtera, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>

1.Analisis PT Freeport Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian di Indonesia

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang beroperasi di Papua, Indonesia. PTFI memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia melalui beberapa aspek berikut:

1. Kontribusi terhadap Pendapatan Negara:

  • PTFI merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Pada tahun 2022, PTFI menyumbang Rp43,5 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
  • PTFI juga memberikan dividen kepada Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.

2. Penciptaan Lapangan Kerja:

  • PTFI mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan, di mana 98% di antaranya adalah orang Indonesia.
  • PTFI juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya melalui program pemberdayaan dan pelatihan.

3. Peningkatan Ekonomi Lokal:

  • PTFI memberikan kontribusi significant terhadap ekonomi lokal di Papua.
  • PTFI membelanjakan lebih dari Rp10 triliun per tahun untuk barang dan jasa dari perusahaan lokal di Papua.
  • PTFI juga membangun infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan rumah sakit.

4. Pengembangan Teknologi dan Inovasi:

  • PTFI menerapkan teknologi dan inovasi terbaru dalam operasinya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • PTFI juga bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru di bidang pertambangan.

5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:

  • PTFI berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
  • PTFI melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan budaya.
  • PTFI juga melakukan upaya pelestarian lingkungan di wilayah operasinya.

Tantangan:

  • PTFI menghadapi beberapa tantangan dalam operasinya, seperti isu lingkungan, sosial, dan keamanan.
  • PTFI perlu terus meningkatkan dialog dan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut.

 

Batik: Potensi Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia

Batik, warisan budaya Indonesia yang mendunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:

1. Permintaan Tinggi:

  • Batik memiliki permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.
  • Pada tahun 2023, nilai ekspor batik mencapai USD282 juta.
  • Batik diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga kolektor seni.

2. Keunikan dan Keragaman:

  • Batik memiliki keunikan dan keragaman yang tinggi, dengan berbagai motif dan corak yang khas dari masing-masing daerah di Indonesia.
  • Keunikan dan keragaman ini menjadikan batik sebagai produk yang eksklusif dan menarik bagi konsumen.

3. Potensi Industri Kreatif:

  • Batik dapat menjadi basis pengembangan industri kreatif yang menunjang ekonomi nasional.
  • Industri batik dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

4. Daya Saing:

  • Batik Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global.
  • Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009.
  • Hal ini memberikan nilai tambah bagi batik dan meningkatkan daya tariknya di mata konsumen internasional.

5. Upaya Pemerintah:

  • Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan batik, seperti:
    • Mempromosikan batik di luar negeri
    • Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin batik
    • Membangun infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung industri batik

Tantangan:

  • Meskipun memiliki potensi besar, industri batik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:
    • Persaingan dari produk tekstil lain
    • Keterbatasan akses pasar
    • Kurangnya regenerasi pengrajin batik

Kesimpulan:

Batik memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Dengan upaya bersama dari pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, batik dapat menjadi industri yang maju dan sejahtera, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.


Nanda R

Community

05 Maret 2024 06:51

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi:</strong></p><p>Pembangunan ekonomi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi biasanya diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara. Pembangunan ekonomi tidak hanya mencakup aspek ekonomi semata, tetapi juga melibatkan aspek-aspek sosial dan lingkungan.</p><p><strong>1. Analisis PT Freeport Indonesia:</strong></p><p>PT Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama melalui sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Beberapa analisis yang dapat dilakukan mencakup:</p><p><strong>Pemberian Lapangan Pekerjaan:</strong> PT Freeport memberikan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.</p><p><strong>Kontribusi Terhadap Penerimaan Negara:</strong> Melalui pajak, royalti, dan kontribusi lainnya, PT Freeport menyumbang signifikan pada penerimaan negara, mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek pembangunan lainnya.</p><p><strong>Pengembangan Infrastruktur:</strong> PT Freeport juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.</p><p><strong>Pengelolaan Lingkungan:</strong> Analisis juga perlu melibatkan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan, dan upaya PT Freeport dalam memitigasi dampak tersebut.</p><p>Analisis menyeluruh terkait dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Freeport Indonesia dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kontribusinya pada pembangunan ekonomi Indonesia.</p><p><strong>2. Batik sebagai Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia:</strong></p><p>Batik telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia, dan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkuat posisinya. Batik tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga potensi ekonomi yang besar:</p><p><strong>Pariwisata:</strong> Batik menjadi daya tarik wisata yang signifikan, membantu mempromosikan pariwisata di Indonesia.</p><p><strong>Industri Kreatif:</strong> Produksi dan pemasaran batik melibatkan banyak pelaku industri kreatif, termasuk perajin, desainer, dan pebisnis tekstil.</p><p><strong>Pusat Keunggulan Ekonomi Lokal:</strong> Beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan keahlian khas mereka dalam pembuatan batik, menciptakan pusat keunggulan ekonomi lokal.</p><p><strong>Pemberdayaan Perempuan:</strong> Industri batik juga memberdayakan banyak perempuan sebagai perajin dan pengusaha mikro.</p>

Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi:

Pembangunan ekonomi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi biasanya diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara. Pembangunan ekonomi tidak hanya mencakup aspek ekonomi semata, tetapi juga melibatkan aspek-aspek sosial dan lingkungan.

1. Analisis PT Freeport Indonesia:

PT Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama melalui sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Beberapa analisis yang dapat dilakukan mencakup:

Pemberian Lapangan Pekerjaan: PT Freeport memberikan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Kontribusi Terhadap Penerimaan Negara: Melalui pajak, royalti, dan kontribusi lainnya, PT Freeport menyumbang signifikan pada penerimaan negara, mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek pembangunan lainnya.

Pengembangan Infrastruktur: PT Freeport juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

Pengelolaan Lingkungan: Analisis juga perlu melibatkan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan, dan upaya PT Freeport dalam memitigasi dampak tersebut.

Analisis menyeluruh terkait dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Freeport Indonesia dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kontribusinya pada pembangunan ekonomi Indonesia.

2. Batik sebagai Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia:

Batik telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia, dan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkuat posisinya. Batik tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga potensi ekonomi yang besar:

Pariwisata: Batik menjadi daya tarik wisata yang signifikan, membantu mempromosikan pariwisata di Indonesia.

Industri Kreatif: Produksi dan pemasaran batik melibatkan banyak pelaku industri kreatif, termasuk perajin, desainer, dan pebisnis tekstil.

Pusat Keunggulan Ekonomi Lokal: Beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan keahlian khas mereka dalam pembuatan batik, menciptakan pusat keunggulan ekonomi lokal.

Pemberdayaan Perempuan: Industri batik juga memberdayakan banyak perempuan sebagai perajin dan pengusaha mikro.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermati teks berikut! Semangat gotong royong Saat ini masyarakat tengah menghadapi cuaca ekstrim akibat musim pancaroba. Musim pancaroba adalah perallihan dari musim panas ke musim hujan, seperti terjadinya hujan deras yang disertai dengan petir dan angin kencang. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah di indonesia. Bahkan ada beberapa daerah yang dilanda angin puting beliung. Bersyukur kejadian tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa walaupun kerugian materi yang diderita cukup besar. Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. Peran para pemuka agama juga cukup besar bagi warga yang terkena bencana, mereka memberikan bimbingan mental atau nasehat agar warga tetap tabah dan tidak patah semangat dalam menghadapi bencana tersebut. Mereka memotivasi warga agar dapat menghadapi bencana tersebut agar dapat bangkit dan segera melakukan tindakan- tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan ke kondisi semula atau bahkan menjadi lebih baik. Pihak pemerintah daerah juga melakukan berbagai upaya pertolongan, seperti pendirian posko pengungsian dan dapur umum serta penyediaan tenaga medis dan tenaga SAR untuk membantu warga yang terdampak. Pemerintah juga segera memperbaiki sarana dan prasarana umum yang rusak serta menyediakan bantuan untuk rekonstruksi rumah warga yang rusak. Berkat partisipasi dan tindakan cepat dari berbagai pihak tersebut, proses pemulihan lokasi bencana dapat berjalan dengan baik dan lancar. Wargapun dapat kembali beraktifitas seperti semula Berdasarkan teks semangat gotong royong, perhatikan paragraf pertama pada kalimat "Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak." Kalimat tersebut merupakan contoh dari tindakan sosial yaitu..... A. tindakan afektif B. tradisional C. berorientasi nilai D. rasional instrumental E. insidental

11

0.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi