Chajio C

30 Agustus 2024 10:44

Chajio C

30 Agustus 2024 10:44

Pertanyaan

Mengapa merkantilisme yang diterapkan di suatu negara berbeda dengan negara lainnya?

Mengapa merkantilisme yang diterapkan di suatu negara berbeda dengan negara lainnya?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

14

:

51

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Naca N

30 Agustus 2024 15:21

Jawaban terverifikasi

<p>mengapa merkantilisme yang diterapkan disuatu negara berbeda dengan yang lain?</p><p>ya karena ekonomi dari setiap negara yang dikuasai atau negara yang menerapkan merkantilisme itu sendiri berbeda.</p><p>contoh nya sistem ekonomi yang diterapkan di eropa pada abad ke-16 sampau ke-18 untung kekayaan dan kekuasaan suatu negara meningkatkan ekspor dan impor tersebut.</p><p>tergantung sdm dari negara tersebut intinya.</p><p><strong>sekali lagi biar paham merkantilisme itu sistem ekonomi yang didasarkan pada keyakinan untuk meningkatkan kekayaan dan kekuasaan suatu negara dengan cara ekspor maupun impor&nbsp;</strong></p>

mengapa merkantilisme yang diterapkan disuatu negara berbeda dengan yang lain?

ya karena ekonomi dari setiap negara yang dikuasai atau negara yang menerapkan merkantilisme itu sendiri berbeda.

contoh nya sistem ekonomi yang diterapkan di eropa pada abad ke-16 sampau ke-18 untung kekayaan dan kekuasaan suatu negara meningkatkan ekspor dan impor tersebut.

tergantung sdm dari negara tersebut intinya.

sekali lagi biar paham merkantilisme itu sistem ekonomi yang didasarkan pada keyakinan untuk meningkatkan kekayaan dan kekuasaan suatu negara dengan cara ekspor maupun impor 


Jacky J

Bronze

31 Agustus 2024 08:58

Jawaban terverifikasi

<p>Merkantilisme, sebagai sebuah sistem ekonomi, memang diterapkan secara berbeda di berbagai negara karena beberapa faktor utama:</p><p><strong>Kondisi Geografis dan Sumber Daya</strong>: Setiap negara memiliki kondisi geografis dan sumber daya alam yang berbeda. Misalnya, negara dengan akses laut yang luas seperti Inggris dan Belanda lebih fokus pada perdagangan maritim dan kolonialisme.</p><p><strong>Kebijakan Pemerintah</strong>: Kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah sangat mempengaruhi bagaimana merkantilisme dijalankan. Beberapa negara mungkin lebih proteksionis, sementara yang lain lebih terbuka terhadap perdagangan internasional.</p><p><strong>Kebutuhan Ekonomi</strong>: Kebutuhan ekonomi setiap negara berbeda. Negara yang memiliki industri manufaktur yang kuat mungkin lebih fokus pada ekspor barang jadi, sementara negara lain mungkin lebih fokus pada ekspor bahan mentah.</p><p><strong>Sejarah dan Budaya</strong>: Sejarah dan budaya juga memainkan peran penting. Misalnya, negara-negara Eropa yang memiliki sejarah kolonialisme cenderung menerapkan merkantilisme dengan cara yang lebih agresif untuk menguasai pasar dan sumber daya di koloni mereka.</p><p><strong>Struktur Sosial dan Politik</strong>: Struktur sosial dan politik suatu negara juga mempengaruhi penerapan merkantilisme. Negara dengan pemerintahan yang kuat dan terpusat mungkin lebih mudah menerapkan kebijakan merkantilisme yang ketat dibandingkan dengan negara yang memiliki pemerintahan yang lebih desentralisasi.</p>

Merkantilisme, sebagai sebuah sistem ekonomi, memang diterapkan secara berbeda di berbagai negara karena beberapa faktor utama:

Kondisi Geografis dan Sumber Daya: Setiap negara memiliki kondisi geografis dan sumber daya alam yang berbeda. Misalnya, negara dengan akses laut yang luas seperti Inggris dan Belanda lebih fokus pada perdagangan maritim dan kolonialisme.

Kebijakan Pemerintah: Kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah sangat mempengaruhi bagaimana merkantilisme dijalankan. Beberapa negara mungkin lebih proteksionis, sementara yang lain lebih terbuka terhadap perdagangan internasional.

Kebutuhan Ekonomi: Kebutuhan ekonomi setiap negara berbeda. Negara yang memiliki industri manufaktur yang kuat mungkin lebih fokus pada ekspor barang jadi, sementara negara lain mungkin lebih fokus pada ekspor bahan mentah.

Sejarah dan Budaya: Sejarah dan budaya juga memainkan peran penting. Misalnya, negara-negara Eropa yang memiliki sejarah kolonialisme cenderung menerapkan merkantilisme dengan cara yang lebih agresif untuk menguasai pasar dan sumber daya di koloni mereka.

Struktur Sosial dan Politik: Struktur sosial dan politik suatu negara juga mempengaruhi penerapan merkantilisme. Negara dengan pemerintahan yang kuat dan terpusat mungkin lebih mudah menerapkan kebijakan merkantilisme yang ketat dibandingkan dengan negara yang memiliki pemerintahan yang lebih desentralisasi.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bu Ambar seorang perajin kipas lipat. la mendapat pesanan 500 kipas lipat seperti gambar di samping. Kipas lipat tersebut terdiri atas 3 bagian yaitu kerangka dari plastik, kain, dan pita perekat untuk tepi kain. Panjang jari-jari kipas 21 cm, sudut pusatnya 162°, dan lebar kain 14 cm. Biaya kerangka dan tali sebesar Rp1.800,00 per buah, kain sebesar Rp40.000,00/m², dan pita perekat Rp350,00/m. Kipas tersebut dijual dengan harga Rp6.500,00 per buah. Tentukan total keuntungan yang diperoleh Bu Ambar.

3

5.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

7

5.0

Jawaban terverifikasi