Elis E

15 Oktober 2024 15:16

Elis E

15 Oktober 2024 15:16

Pertanyaan

sebutkan materi muatan yang harus diatur dengan undang undang!

sebutkan materi muatan yang harus diatur dengan undang undang!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

04

:

41

:

29

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Nwgingsul N

18 Oktober 2024 11:48

Jawaban terverifikasi

Materi muatan yang harus diatur dengan undang-undang meliputi: 1. Ketentuan mengenai organisasi negara dan pemerintahan. 2. Ketentuan mengenai hak asasi manusia. 3. Ketentuan mengenai perekonomian nasional. 4. Ketentuan mengenai pertahanan dan keamanan negara. 5. Ketentuan mengenai pendidikan dan kebudayaan. 6. Ketentuan mengenai kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 7. Ketentuan mengenai lingkungan hidup. 8. Ketentuan mengenai peradilan. 9. Ketentuan mengenai keuangan negara. 10. Ketentuan mengenai hubungan antar daerah.


Rendi R

Community

30 Oktober 2024 01:06

Jawaban terverifikasi

<p>Materi muatan yang harus diatur dengan undang-undang di Indonesia ditetapkan dalam <strong>Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011</strong> tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Berikut adalah materi-materi yang umumnya harus diatur dengan undang-undang:</p><p>1. <strong>Hak Asasi Manusia (HAM)</strong></p><ul><li>Peraturan mengenai perlindungan dan pemenuhan HAM harus diatur dengan undang-undang untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum yang setara bagi setiap warga negara.</li></ul><p>2. <strong>Hak dan Kewajiban Warga Negara</strong></p><ul><li>Hak dan kewajiban warga negara, seperti hak atas pekerjaan, pendidikan, dan jaminan sosial, harus diatur dalam undang-undang untuk menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</li></ul><p>3. <strong>Hak dan Kewajiban Pemerintah</strong></p><ul><li>Kewenangan pemerintah dalam menjalankan fungsi pemerintahan, termasuk tugas dan tanggung jawabnya dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, diatur dalam undang-undang untuk memastikan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.</li></ul><p>4. <strong>Ketentuan tentang Pembatasan Kebebasan Warga Negara</strong></p><ul><li>Pembatasan-pembatasan terhadap hak atau kebebasan warga negara, seperti kebebasan berekspresi, kebebasan beragama, dan kebebasan berkumpul, juga harus diatur dengan undang-undang demi kepentingan ketertiban dan kepentingan nasional.</li></ul><p>5. <strong>Kewajiban, Pajak, dan Pungutan Lain yang Bersifat Memaksa</strong></p><ul><li>Pajak, retribusi, dan segala pungutan yang bersifat memaksa kepada warga negara perlu diatur melalui undang-undang untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pemungutannya.</li></ul><p>6. <strong>Tindak Pidana dan Pidana yang Dapat Dikenakan</strong></p><ul><li>Ketentuan mengenai tindak pidana, termasuk jenis-jenis tindak pidana dan sanksi pidana, harus diatur dalam undang-undang untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan.</li></ul><p>7. <strong>Proses dan Tata Cara dalam Pemerintahan</strong></p><ul><li>Tata cara penyelenggaraan fungsi pemerintahan, seperti prosedur pengambilan keputusan dan administrasi pemerintahan, juga harus diatur dalam undang-undang untuk memastikan prosedur yang sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum.</li></ul><p>8. <strong>Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Ekonomi Lainnya</strong></p><ul><li>Pengaturan mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi, termasuk ketentuan eksploitasi dan konservasi, harus ditetapkan dengan undang-undang untuk memastikan bahwa sumber daya dikelola secara bijaksana demi kepentingan rakyat.</li></ul><p>9. <strong>Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah, dan Desa</strong></p><ul><li>Ketentuan mengenai otonomi daerah, hak dan kewenangan daerah, serta pengaturan desa harus diatur dalam undang-undang untuk memastikan pembagian kekuasaan yang seimbang antara pusat dan daerah.</li></ul><p>10. <strong>Pengaturan Mengenai Keuangan Negara</strong></p><ul><li>Hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan penggunaan anggaran negara, utang publik, dan investasi negara diatur dalam undang-undang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas keuangan negara.</li></ul><p>11. <strong>Status dan Kedudukan Pejabat Negara</strong></p><ul><li>Penentuan status, tugas, dan wewenang pejabat negara seperti presiden, menteri, dan pejabat lain perlu diatur dalam undang-undang untuk memberikan batasan dan kepastian hukum dalam menjalankan jabatan publik.</li></ul><p>12. <strong>Pembentukan, Susunan, dan Kedudukan Lembaga Negara</strong></p><ul><li>Undang-undang harus mengatur pembentukan, susunan, dan kedudukan lembaga-lembaga negara untuk memastikan pembagian fungsi dan kewenangan antar-lembaga negara berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi dan sistem pemerintahan yang berlaku.</li></ul><p>13. <strong>Pengaturan Lain yang Bersifat Strategis dan Berdampak Luas bagi Kehidupan Masyarakat</strong></p><ul><li>Segala kebijakan yang bersifat strategis dan memiliki dampak luas, seperti kebijakan kesehatan masyarakat, kebijakan pendidikan, serta kebijakan pembangunan, juga perlu diatur dalam undang-undang untuk memastikan dampaknya menguntungkan masyarakat.</li></ul><p>Kesimpulan</p><p>Materi-materi yang diatur dengan undang-undang adalah hal-hal yang mendasar dan berkaitan dengan kepentingan rakyat luas, keadilan, serta ketertiban hukum di Indonesia. Ketentuan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum, menjamin hak dan kewajiban warga negara, serta membatasi kekuasaan pemerintah sesuai dengan prinsip negara hukum dan demokrasi.</p>

Materi muatan yang harus diatur dengan undang-undang di Indonesia ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Berikut adalah materi-materi yang umumnya harus diatur dengan undang-undang:

1. Hak Asasi Manusia (HAM)

  • Peraturan mengenai perlindungan dan pemenuhan HAM harus diatur dengan undang-undang untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum yang setara bagi setiap warga negara.

2. Hak dan Kewajiban Warga Negara

  • Hak dan kewajiban warga negara, seperti hak atas pekerjaan, pendidikan, dan jaminan sosial, harus diatur dalam undang-undang untuk menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Hak dan Kewajiban Pemerintah

  • Kewenangan pemerintah dalam menjalankan fungsi pemerintahan, termasuk tugas dan tanggung jawabnya dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, diatur dalam undang-undang untuk memastikan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

4. Ketentuan tentang Pembatasan Kebebasan Warga Negara

  • Pembatasan-pembatasan terhadap hak atau kebebasan warga negara, seperti kebebasan berekspresi, kebebasan beragama, dan kebebasan berkumpul, juga harus diatur dengan undang-undang demi kepentingan ketertiban dan kepentingan nasional.

5. Kewajiban, Pajak, dan Pungutan Lain yang Bersifat Memaksa

  • Pajak, retribusi, dan segala pungutan yang bersifat memaksa kepada warga negara perlu diatur melalui undang-undang untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pemungutannya.

6. Tindak Pidana dan Pidana yang Dapat Dikenakan

  • Ketentuan mengenai tindak pidana, termasuk jenis-jenis tindak pidana dan sanksi pidana, harus diatur dalam undang-undang untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan.

7. Proses dan Tata Cara dalam Pemerintahan

  • Tata cara penyelenggaraan fungsi pemerintahan, seperti prosedur pengambilan keputusan dan administrasi pemerintahan, juga harus diatur dalam undang-undang untuk memastikan prosedur yang sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum.

8. Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Ekonomi Lainnya

  • Pengaturan mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi, termasuk ketentuan eksploitasi dan konservasi, harus ditetapkan dengan undang-undang untuk memastikan bahwa sumber daya dikelola secara bijaksana demi kepentingan rakyat.

9. Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah, dan Desa

  • Ketentuan mengenai otonomi daerah, hak dan kewenangan daerah, serta pengaturan desa harus diatur dalam undang-undang untuk memastikan pembagian kekuasaan yang seimbang antara pusat dan daerah.

10. Pengaturan Mengenai Keuangan Negara

  • Hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan penggunaan anggaran negara, utang publik, dan investasi negara diatur dalam undang-undang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas keuangan negara.

11. Status dan Kedudukan Pejabat Negara

  • Penentuan status, tugas, dan wewenang pejabat negara seperti presiden, menteri, dan pejabat lain perlu diatur dalam undang-undang untuk memberikan batasan dan kepastian hukum dalam menjalankan jabatan publik.

12. Pembentukan, Susunan, dan Kedudukan Lembaga Negara

  • Undang-undang harus mengatur pembentukan, susunan, dan kedudukan lembaga-lembaga negara untuk memastikan pembagian fungsi dan kewenangan antar-lembaga negara berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi dan sistem pemerintahan yang berlaku.

13. Pengaturan Lain yang Bersifat Strategis dan Berdampak Luas bagi Kehidupan Masyarakat

  • Segala kebijakan yang bersifat strategis dan memiliki dampak luas, seperti kebijakan kesehatan masyarakat, kebijakan pendidikan, serta kebijakan pembangunan, juga perlu diatur dalam undang-undang untuk memastikan dampaknya menguntungkan masyarakat.

Kesimpulan

Materi-materi yang diatur dengan undang-undang adalah hal-hal yang mendasar dan berkaitan dengan kepentingan rakyat luas, keadilan, serta ketertiban hukum di Indonesia. Ketentuan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum, menjamin hak dan kewajiban warga negara, serta membatasi kekuasaan pemerintah sesuai dengan prinsip negara hukum dan demokrasi.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Sebuah mobil dengan harga awal Rp. 200.000.000,00 yang mengalami penurunan harga sebesar Rp. 15.000.000 setiap tahunnyya. Tentukan harga mobil setelah 5 tahun?

4

5.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

5

5.0

Jawaban terverifikasi