Rahmawati L

06 Mei 2024 20:29

Rahmawati L

06 Mei 2024 20:29

Pertanyaan

Apa yang di maksud klasifikasi norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, norma kebiasaan, norma hukum

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

09

:

07

:

04

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Salsabila M

Community

07 Mei 2024 03:13

Jawaban terverifikasi

<p>Klasifikasi norma-norma tersebut merujuk pada pembagian norma-norma berdasarkan aspek atau sumbernya. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai setiap jenis norma:</p><p><strong>Norma Agama:</strong> Norma-norma yang berasal dari ajaran dan keyakinan agama. Norma ini mengatur perilaku individu berdasarkan ajaran agama yang dianutnya. Contohnya, larangan mencuri dalam agama-agama besar seperti Islam, Kristen, dan lain-lain.</p><p><strong>Norma Kesusilaan:</strong> Norma-norma yang berkaitan dengan moral dan etika dalam masyarakat. Norma ini menyangkut perilaku individu yang dianggap baik atau buruk berdasarkan standar moral masyarakat. Contohnya, norma untuk menjaga kesucian diri dan menghormati orang lain.</p><p><strong>Norma Kesopanan:</strong> Norma-norma yang mengatur tata krama dan perilaku yang dianggap sopan dalam interaksi sosial. Norma ini mencakup hal-hal seperti berbicara dengan hormat, menggunakan bahasa yang sopan, dan menghormati norma-norma budaya dalam berinteraksi dengan orang lain.</p><p><strong>Norma Kebiasaan:</strong> Norma-norma yang berkembang dari kebiasaan atau tradisi dalam suatu masyarakat. Norma ini mencakup perilaku yang dianggap wajar atau umum dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, kebiasaan memberi salam saat bertemu atau tradisi makan bersama keluarga pada hari besar.</p><p><strong>Norma Hukum:</strong> Norma-norma yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga yang berwenang dan bersifat mengikat secara hukum. Norma ini mengatur perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat dan memiliki sanksi atau konsekuensi hukum jika dilanggar. Contohnya, larangan mencuri yang diatur dalam hukum pidana suatu negara.</p>

Klasifikasi norma-norma tersebut merujuk pada pembagian norma-norma berdasarkan aspek atau sumbernya. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai setiap jenis norma:

Norma Agama: Norma-norma yang berasal dari ajaran dan keyakinan agama. Norma ini mengatur perilaku individu berdasarkan ajaran agama yang dianutnya. Contohnya, larangan mencuri dalam agama-agama besar seperti Islam, Kristen, dan lain-lain.

Norma Kesusilaan: Norma-norma yang berkaitan dengan moral dan etika dalam masyarakat. Norma ini menyangkut perilaku individu yang dianggap baik atau buruk berdasarkan standar moral masyarakat. Contohnya, norma untuk menjaga kesucian diri dan menghormati orang lain.

Norma Kesopanan: Norma-norma yang mengatur tata krama dan perilaku yang dianggap sopan dalam interaksi sosial. Norma ini mencakup hal-hal seperti berbicara dengan hormat, menggunakan bahasa yang sopan, dan menghormati norma-norma budaya dalam berinteraksi dengan orang lain.

Norma Kebiasaan: Norma-norma yang berkembang dari kebiasaan atau tradisi dalam suatu masyarakat. Norma ini mencakup perilaku yang dianggap wajar atau umum dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, kebiasaan memberi salam saat bertemu atau tradisi makan bersama keluarga pada hari besar.

Norma Hukum: Norma-norma yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga yang berwenang dan bersifat mengikat secara hukum. Norma ini mengatur perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat dan memiliki sanksi atau konsekuensi hukum jika dilanggar. Contohnya, larangan mencuri yang diatur dalam hukum pidana suatu negara.


Nanda R

Community

12 Mei 2024 08:55

Jawaban terverifikasi

<p>Klasifikasi norma mengacu pada pengelompokan berbagai jenis norma berdasarkan sifat atau sumbernya. Berikut adalah penjelasan singkat tentang setiap klasifikasi norma yang disebutkan:</p><p><strong>Norma Agama</strong>: Norma-norma yang berasal dari ajaran atau keyakinan agama tertentu. Mereka mengatur perilaku individu dan masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip keagamaan dan ajaran moral yang diberikan oleh agama tersebut. Contohnya, larangan mencuri, berbohong, atau melakukan perbuatan tidak senonoh dalam banyak agama.</p><p><strong>Norma Kesusilaan</strong>: Norma-norma yang berhubungan dengan moralitas dan etika, serta sering kali terkait dengan konsep-konsep seperti kehormatan, kesopanan, dan keadilan. Norma kesusilaan biasanya mengatur perilaku individu dalam hubungannya dengan sesama manusia dan lingkungan sekitarnya. Contohnya, norma untuk menjaga kesucian tubuh, menghormati orang tua, atau memperlakukan orang lain dengan baik.</p><p><strong>Norma Kesopanan</strong>: Norma-norma yang mengatur tingkah laku dan tata krama dalam interaksi sosial sehari-hari. Norma kesopanan berfokus pada cara berperilaku yang dianggap sopan, pantas, dan sesuai dengan norma-norma budaya tertentu. Contohnya, menyapa dengan sopan, mengucapkan terima kasih, atau menghormati orang yang lebih tua.</p><p><strong>Norma Kebiasaan</strong>: Norma-norma yang berkembang dari praktik-praktik yang umum dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak secara formal diatur oleh hukum atau ajaran agama, tetapi merupakan kebiasaan atau tradisi yang secara tidak tertulis diikuti oleh masyarakat. Contohnya, cara makan, cara berpakaian, atau cara berinteraksi di lingkungan tertentu.</p><p><strong>Norma Hukum</strong>: Norma-norma yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga resmi, biasanya dalam bentuk peraturan atau undang-undang, dan memiliki sanksi hukum jika dilanggar. Norma hukum mengatur perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat, serta menetapkan batasan-batasan dan konsekuensi atas perilaku tertentu. Contohnya, larangan pencurian, pembunuhan, atau penyalahgunaan narkoba.</p>

Klasifikasi norma mengacu pada pengelompokan berbagai jenis norma berdasarkan sifat atau sumbernya. Berikut adalah penjelasan singkat tentang setiap klasifikasi norma yang disebutkan:

Norma Agama: Norma-norma yang berasal dari ajaran atau keyakinan agama tertentu. Mereka mengatur perilaku individu dan masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip keagamaan dan ajaran moral yang diberikan oleh agama tersebut. Contohnya, larangan mencuri, berbohong, atau melakukan perbuatan tidak senonoh dalam banyak agama.

Norma Kesusilaan: Norma-norma yang berhubungan dengan moralitas dan etika, serta sering kali terkait dengan konsep-konsep seperti kehormatan, kesopanan, dan keadilan. Norma kesusilaan biasanya mengatur perilaku individu dalam hubungannya dengan sesama manusia dan lingkungan sekitarnya. Contohnya, norma untuk menjaga kesucian tubuh, menghormati orang tua, atau memperlakukan orang lain dengan baik.

Norma Kesopanan: Norma-norma yang mengatur tingkah laku dan tata krama dalam interaksi sosial sehari-hari. Norma kesopanan berfokus pada cara berperilaku yang dianggap sopan, pantas, dan sesuai dengan norma-norma budaya tertentu. Contohnya, menyapa dengan sopan, mengucapkan terima kasih, atau menghormati orang yang lebih tua.

Norma Kebiasaan: Norma-norma yang berkembang dari praktik-praktik yang umum dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak secara formal diatur oleh hukum atau ajaran agama, tetapi merupakan kebiasaan atau tradisi yang secara tidak tertulis diikuti oleh masyarakat. Contohnya, cara makan, cara berpakaian, atau cara berinteraksi di lingkungan tertentu.

Norma Hukum: Norma-norma yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga resmi, biasanya dalam bentuk peraturan atau undang-undang, dan memiliki sanksi hukum jika dilanggar. Norma hukum mengatur perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat, serta menetapkan batasan-batasan dan konsekuensi atas perilaku tertentu. Contohnya, larangan pencurian, pembunuhan, atau penyalahgunaan narkoba.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kesetaraan moral mengakui bahwa setiap warga memiliki nilai yang sama, baik anak-anak maupun orang dewasa. Berikut yang termasuk bentuk implementasi kesetaraan moral adalah .... A. pembagian sumber daya secara adil dan merata B. persamaan hak berpartisipasi dalam pemilu C. menghargai pendapat orang lain D. menerapkan hukum secara adil E. merendahkan status orang lain

3

5.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

24

5.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

3

5.0

Jawaban terverifikasi