Nadya.RH N

03 Agustus 2024 13:57

Nadya.RH N

03 Agustus 2024 13:57

Pertanyaan

cari beberapa fakta sosial/fenomena sosial/peristiwa sosial/kenyataan dalam masyarakat lalu hubungkan dengan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu!

cari beberapa fakta sosial/fenomena sosial/peristiwa sosial/kenyataan dalam masyarakat lalu hubungkan dengan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

34

:

17

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Nanda R

Community

03 Agustus 2024 15:02

Jawaban terverifikasi

<p>Untuk memahami bagaimana fakta atau fenomena sosial dapat dihubungkan dengan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu, mari kita bahas beberapa contoh nyata dalam masyarakat dan kaitkan dengan karakteristik utama sosiologi.</p><p>1. Urbanisasi</p><p><strong>Fakta Sosial:</strong> Urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan, yang menyebabkan pertumbuhan kota-kota besar.</p><p><strong>Ciri-Ciri Sosiologi:</strong></p><ul><li><strong>Empiris:</strong> Sosiologi mempelajari urbanisasi melalui data statistik tentang migrasi penduduk, pertumbuhan kota, dan perubahan demografis.</li><li><strong>Teoritis:</strong> Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori modernisasi dan teori urbanisasi untuk menjelaskan proses dan dampak urbanisasi.</li><li><strong>Kumulatif:</strong> Penelitian tentang urbanisasi terus berkembang dengan menambah pengetahuan dari studi-studi sebelumnya.</li><li><strong>Non-Etis:</strong> Sosiologi tidak memberikan penilaian moral tentang urbanisasi, tetapi menganalisisnya secara objektif untuk memahami implikasinya terhadap masyarakat.</li></ul><p>2. Kemiskinan</p><p><strong>Fakta Sosial:</strong> Kemiskinan adalah kondisi di mana individu atau kelompok tidak memiliki cukup sumber daya ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.</p><p><strong>Ciri-Ciri Sosiologi:</strong></p><ul><li><strong>Empiris:</strong> Sosiologi mengumpulkan data tentang tingkat kemiskinan, distribusi pendapatan, dan indikator kesejahteraan lainnya.</li><li><strong>Teoritis:</strong> Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori struktur fungsional dan teori konflik untuk menjelaskan penyebab dan dampak kemiskinan.</li><li><strong>Kumulatif:</strong> Penelitian tentang kemiskinan terus berkembang dengan menambah dan mengintegrasikan pengetahuan baru.</li><li><strong>Non-Etis:</strong> Sosiologi menganalisis kemiskinan secara objektif tanpa memberikan penilaian moral, meskipun hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang kebijakan yang mengurangi kemiskinan.</li></ul><p>3. Ketimpangan Gender</p><p><strong>Fakta Sosial:</strong> Ketimpangan gender adalah perbedaan perlakuan dan kesempatan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, pekerjaan, dan politik.</p><p><strong>Ciri-Ciri Sosiologi:</strong></p><ul><li><strong>Empiris:</strong> Sosiologi mengumpulkan data tentang perbedaan gaji, partisipasi pendidikan, dan representasi politik berdasarkan gender.</li><li><strong>Teoritis:</strong> Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori feminisme dan teori patriarki untuk menjelaskan ketimpangan gender.</li><li><strong>Kumulatif:</strong> Penelitian tentang ketimpangan gender terus berkembang dengan menambah pengetahuan dari studi-studi sebelumnya.</li><li><strong>Non-Etis:</strong> Sosiologi menganalisis ketimpangan gender secara objektif untuk memahami bagaimana dan mengapa perbedaan ini terjadi, meskipun penelitian ini seringkali digunakan untuk mempromosikan kesetaraan gender.</li></ul><p>4. Globalisasi</p><p><strong>Fakta Sosial:</strong> Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, ide, dan aspek-aspek budaya lainnya.</p><p><strong>Ciri-Ciri Sosiologi:</strong></p><ul><li><strong>Empiris:</strong> Sosiologi mengumpulkan data tentang perdagangan internasional, migrasi, dan komunikasi global.</li><li><strong>Teoritis:</strong> Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori sistem dunia dan teori globalisasi untuk menjelaskan proses dan dampak globalisasi.</li><li><strong>Kumulatif:</strong> Penelitian tentang globalisasi terus berkembang dengan menambah dan mengintegrasikan pengetahuan baru.</li><li><strong>Non-Etis:</strong> Sosiologi menganalisis globalisasi secara objektif untuk memahami dampaknya terhadap berbagai aspek kehidupan manusia tanpa memberikan penilaian moral.</li></ul><p>5. Perubahan Sosial</p><p><strong>Fakta Sosial:</strong> Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat dari waktu ke waktu.</p><p><strong>Ciri-Ciri Sosiologi:</strong></p><ul><li><strong>Empiris:</strong> Sosiologi mempelajari perubahan sosial melalui data historis dan statistik tentang perubahan dalam struktur sosial, nilai-nilai, dan norma-norma.</li><li><strong>Teoritis:</strong> Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori evolusi sosial dan teori revolusi sosial untuk menjelaskan bagaimana dan mengapa perubahan sosial terjadi.</li><li><strong>Kumulatif:</strong> Penelitian tentang perubahan sosial terus berkembang dengan menambah dan mengintegrasikan pengetahuan dari studi-studi sebelumnya.</li><li><strong>Non-Etis:</strong> Sosiologi menganalisis perubahan sosial secara objektif untuk memahami proses dan implikasinya tanpa memberikan penilaian moral.</li></ul><p>&nbsp;</p>

Untuk memahami bagaimana fakta atau fenomena sosial dapat dihubungkan dengan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu, mari kita bahas beberapa contoh nyata dalam masyarakat dan kaitkan dengan karakteristik utama sosiologi.

1. Urbanisasi

Fakta Sosial: Urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan, yang menyebabkan pertumbuhan kota-kota besar.

Ciri-Ciri Sosiologi:

  • Empiris: Sosiologi mempelajari urbanisasi melalui data statistik tentang migrasi penduduk, pertumbuhan kota, dan perubahan demografis.
  • Teoritis: Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori modernisasi dan teori urbanisasi untuk menjelaskan proses dan dampak urbanisasi.
  • Kumulatif: Penelitian tentang urbanisasi terus berkembang dengan menambah pengetahuan dari studi-studi sebelumnya.
  • Non-Etis: Sosiologi tidak memberikan penilaian moral tentang urbanisasi, tetapi menganalisisnya secara objektif untuk memahami implikasinya terhadap masyarakat.

2. Kemiskinan

Fakta Sosial: Kemiskinan adalah kondisi di mana individu atau kelompok tidak memiliki cukup sumber daya ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Ciri-Ciri Sosiologi:

  • Empiris: Sosiologi mengumpulkan data tentang tingkat kemiskinan, distribusi pendapatan, dan indikator kesejahteraan lainnya.
  • Teoritis: Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori struktur fungsional dan teori konflik untuk menjelaskan penyebab dan dampak kemiskinan.
  • Kumulatif: Penelitian tentang kemiskinan terus berkembang dengan menambah dan mengintegrasikan pengetahuan baru.
  • Non-Etis: Sosiologi menganalisis kemiskinan secara objektif tanpa memberikan penilaian moral, meskipun hasil penelitian dapat digunakan untuk merancang kebijakan yang mengurangi kemiskinan.

3. Ketimpangan Gender

Fakta Sosial: Ketimpangan gender adalah perbedaan perlakuan dan kesempatan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan, pekerjaan, dan politik.

Ciri-Ciri Sosiologi:

  • Empiris: Sosiologi mengumpulkan data tentang perbedaan gaji, partisipasi pendidikan, dan representasi politik berdasarkan gender.
  • Teoritis: Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori feminisme dan teori patriarki untuk menjelaskan ketimpangan gender.
  • Kumulatif: Penelitian tentang ketimpangan gender terus berkembang dengan menambah pengetahuan dari studi-studi sebelumnya.
  • Non-Etis: Sosiologi menganalisis ketimpangan gender secara objektif untuk memahami bagaimana dan mengapa perbedaan ini terjadi, meskipun penelitian ini seringkali digunakan untuk mempromosikan kesetaraan gender.

4. Globalisasi

Fakta Sosial: Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, ide, dan aspek-aspek budaya lainnya.

Ciri-Ciri Sosiologi:

  • Empiris: Sosiologi mengumpulkan data tentang perdagangan internasional, migrasi, dan komunikasi global.
  • Teoritis: Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori sistem dunia dan teori globalisasi untuk menjelaskan proses dan dampak globalisasi.
  • Kumulatif: Penelitian tentang globalisasi terus berkembang dengan menambah dan mengintegrasikan pengetahuan baru.
  • Non-Etis: Sosiologi menganalisis globalisasi secara objektif untuk memahami dampaknya terhadap berbagai aspek kehidupan manusia tanpa memberikan penilaian moral.

5. Perubahan Sosial

Fakta Sosial: Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat dari waktu ke waktu.

Ciri-Ciri Sosiologi:

  • Empiris: Sosiologi mempelajari perubahan sosial melalui data historis dan statistik tentang perubahan dalam struktur sosial, nilai-nilai, dan norma-norma.
  • Teoritis: Sosiologi mengembangkan teori-teori seperti teori evolusi sosial dan teori revolusi sosial untuk menjelaskan bagaimana dan mengapa perubahan sosial terjadi.
  • Kumulatif: Penelitian tentang perubahan sosial terus berkembang dengan menambah dan mengintegrasikan pengetahuan dari studi-studi sebelumnya.
  • Non-Etis: Sosiologi menganalisis perubahan sosial secara objektif untuk memahami proses dan implikasinya tanpa memberikan penilaian moral.

 


Kevin L

Gold

04 Agustus 2024 01:13

Jawaban terverifikasi

Penjelasan: Pertanyaan ini meminta kita untuk menemukan contoh fakta sosial, fenomena sosial, atau peristiwa sosial dan menghubungkannya dengan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami apa itu fakta sosial, fenomena sosial, dan peristiwa sosial, serta ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu. Fakta sosial adalah segala sesuatu yang bersifat sosial dan bersifat memaksa bagi individu dalam masyarakat. Contohnya, aturan lalu lintas, norma kesopanan, dan sistem pendidikan. Fenomena sosial adalah suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi di masyarakat dan menarik perhatian karena sifatnya yang unik atau luar biasa. Contohnya, kemiskinan, kriminalitas, dan pernikahan dini. Peristiwa sosial adalah kejadian yang terjadi di masyarakat dan melibatkan banyak orang. Contohnya, demonstrasi, pemilihan umum, dan bencana alam. Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu adalah: * **Objektif:** Sosiologi mempelajari fakta sosial, fenomena sosial, dan peristiwa sosial secara objektif, tanpa bias personal. * **Sistematis:** Sosiologi menggunakan metode ilmiah untuk mempelajari objeknya, sehingga hasil penelitiannya dapat diuji dan dipertanggungjawabkan. * **Kumulatif:** Sosiologi membangun pengetahuan berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya, sehingga pengetahuan sosiologi terus berkembang. * **Generalisasi:** Sosiologi berusaha untuk menemukan pola-pola umum dalam kehidupan sosial, sehingga dapat digunakan untuk memahami berbagai fenomena sosial. * **Empiris:** Sosiologi menggunakan data empiris untuk mendukung teori-teori yang dikemukakan. Jawaban: Berikut adalah beberapa contoh fakta sosial, fenomena sosial, atau peristiwa sosial dan hubungannya dengan ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu: **1. Fakta Sosial: Pernikahan** * **Contoh:** Pernikahan merupakan fakta sosial yang terjadi di berbagai masyarakat. Di Indonesia, pernikahan umumnya dilakukan berdasarkan agama dan budaya. * **Hubungan dengan ciri sosiologi:** Sosiologi mempelajari pernikahan sebagai sebuah institusi sosial, melihat bagaimana pernikahan dibentuk oleh norma-norma sosial, nilai-nilai budaya, dan struktur sosial. Misalnya, sosiologi dapat menganalisis bagaimana norma-norma agama dan budaya mempengaruhi bentuk pernikahan, seperti pernikahan monogami, poligami, atau poliandri. Sosiologi juga dapat melihat bagaimana struktur sosial, seperti kelas sosial dan status sosial, mempengaruhi pilihan pasangan dan proses pernikahan. **2. Fenomena Sosial: Kesenjangan Sosial** * **Contoh:** Kesenjangan sosial merupakan fenomena sosial yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kesenjangan sosial dapat dilihat dari perbedaan pendapatan, pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap sumber daya lainnya. * **Hubungan dengan ciri sosiologi:** Sosiologi mempelajari kesenjangan sosial dengan menggunakan metode ilmiah untuk menganalisis penyebab, dampak, dan solusi untuk mengatasi kesenjangan sosial. Misalnya, sosiologi dapat menggunakan data statistik untuk melihat bagaimana distribusi pendapatan dan kekayaan di masyarakat, dan bagaimana hal ini mempengaruhi akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja. Sosiologi juga dapat menganalisis bagaimana kebijakan pemerintah dan struktur sosial mempengaruhi kesenjangan sosial. **3. Peristiwa Sosial: Demonstrasi** * **Contoh:** Demonstrasi merupakan peristiwa sosial yang dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk Indonesia. Demonstrasi biasanya dilakukan untuk menyampaikan tuntutan atau protes terhadap kebijakan pemerintah atau pihak tertentu. * **Hubungan dengan ciri sosiologi:** Sosiologi mempelajari demonstrasi sebagai bentuk interaksi sosial, melihat bagaimana demonstrasi dipicu oleh konflik sosial, dan bagaimana demonstrasi dapat mempengaruhi perubahan sosial. Misalnya, sosiologi dapat menganalisis bagaimana konflik sosial, seperti ketidakadilan sosial, kemiskinan, dan diskriminasi, memicu demonstrasi. Sosiologi juga dapat melihat bagaimana demonstrasi dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah dan perubahan sosial. Dengan demikian, sosiologi sebagai ilmu dapat digunakan untuk memahami dan menjelaskan berbagai fakta sosial, fenomena sosial, dan peristiwa sosial yang terjadi di masyarakat. Sosiologi menggunakan metode ilmiah untuk mempelajari objeknya, sehingga hasil penelitiannya dapat diuji dan dipertanggungjawabkan. Sosiologi juga berusaha untuk menemukan pola-pola umum dalam kehidupan sosial, sehingga dapat digunakan untuk memahami berbagai fenomena sosial.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1.) jika ditinjau dari aspek politis, apa yang menjadi tujuan Belanda memperkenankan orang pribumi dapat bersekolah? 2.) berikan argumen yang menyatakan bahwa indische partij dianggap sebagai salah satu bagian terpenting dalam sejarah nasional indonesia 3.) Berikan argumen yang menyatakan bahwa Perhimpunan Indonesia dianggap sebagai salah satu bagian terpenting dalam sejarah nasional Indonesia! 4.) Apa yang dimaksud dengan masa radikal dalam pergerakan nasional Indonesia? Lalu bagaimana reaksi pemerintah kolonial menghadapinya! -masa radikal itu adalah

15

0.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

31

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

12

5.0

Jawaban terverifikasi